Pedagang Mengeluh, Jerambah yang Roboh Belum Diperbaiki


Senin, 21 Desember 2015 - 14:52:56 WIB - Dibaca: 1856 kali

Kondisi Jerambah Beton yang Roboh di Pasar Tanggorajo Ilir.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL- Pasca ambruknya jerambah beton di Pasar Tanggo Rajo Ilir Tungkal III Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjabbarat, sejumlah pedagang mengeluhkan omzet penjualan yang  menurun. Pasalnya, pembeli enggan lewat di lokasi jembatan yang roboh, karena tidak diperbaiki oleh pihak terkait.

Seperti yang dialami Abun, Amat, Bujang, Kardi, Mbak Sri, Butet. Mereka mengaku pendapatan jauh menurun.

Jembatan yang ambruk itu merupakan penghubung dari tempat pedagang sayur/bumbu, sembako, ke pasar ikan.

"Ada petugas PPKTB Tanjab Barat datang, mereka hanya mengumpulkan besi-besi dari banggunan yang roboh itu saja, bukan memperbaikinya," kata Abun yang berjualan persis di tengah jerambah yang roboh.

Selain para pedagang ini, pedagang ayam potong, ikan laut yang berada di seberang jembatan juga merasakan imbas dari robohnya jembatan ini. 

"Iya, kami hampir satu bulan ini sangat sepi pembeli. Lihatlah, sudah hampir siang, ayam dan ikan kami masih banyak. Padahal kami harus membayar pinjaman bank, kredit kendaraan, kebutuhan keluarga," katanya.

Dari hari ke hari keluhan pedagang pasar Tanggo Rajo terus terdengar,  hal ini terkait lambatnya penanganan perbaikan jerambah beton di Pasar Tanggo Rajo yang roboh satu bulan yang lalu.

"Pada awalnya kami mengira bahwa pemerintah akan memperbaiki jembatan tersebut, sebab waktu hari pertama ada petugas kebersihan yang datang.  Namun itu hanya berlangsung selama 3 hari hingga 4 hari, setelah mereka membersihkan sisa-sisa banggunan yang roboh, dan mengambil besi-besi banggunan tersebut, sudah itu tidak ada lagi tindakan Pemda, sampai saat ini," kata Sito, pedagang lainnya.

"Rupanya para petugas kebersihan itu cuma membersihkan dan mengambil besi buruknya saja, kalau begitu, baguslah kami yang membersihkan," katanya lagi kecewa.

Para pedagang berharap, Pemda atau pihak terkait segera memperbaikinya. Soalnya Pasar tanggo rajo ini, merupakan pasar tertua di Tanjab Barat ini dengan begitu aktivitas pasar ini kembali lancar seperti sebelum jalan ini roboh.(*)

Penulis  : Rtg
Editor    : Andri Damanik



Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement