MOLORNYA PENCAIRAN DANA HIBAH KONI DARI PEMERINTAH DAERAH

Sejumlah Cabor Terpaksa Pakai Uang Pribadi


Jumat, 28 April 2017 - 13:50:45 WIB - Dibaca: 1971 kali

Musorkab KONI Tanjabbar Beberapa Waktu Lalu.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Setidaknya ada empat cabang olahra (Cabor) yang bernaung di KONI Tanjabbar sudah melaksanakan kegiatan. Sejumlah cabor ini menggunakan dana talangan sendiri.

Salah satu pengurus KONI Tanjabbar, Ferry membenarkan hal ini. Pengurus cabor terpaksa menggunakan dana pribadi, bahkan ada yang meminjam dengan menggadaikan sertifikat.

“Waktu kita ketemu Pak Toni (Plt Kadispora), beliau mengatakan pakai dana pribadi dulu menjelang dana hibah dicairkan. Tapi nyatanya, pencairan dana KONI terhambat,” kata Ferry.

Pada hearing di DPRD, lanjut Ferry, pihak Dispora tidak bisa memutuskan, lantaran menunggu Kadispora Definitif.

Anggaran Hibah KONI ini dianggarkan melalui Dispora Tanjabbar. Dari Cabor yang ada, mengajukan melalui KONI dan langsung diajukan ke Dispora.

“Kita ajukan sesuai kebutuhan. Dan semua jelas ada proposalnya, tidak mengada-ada,” timpal Ferry.

Beberapa waktu lalu, saat hearing di DPRD Tanjabbar, Ketua KONI Tanjabbar, Syafri Simamora merasa dipermainkan pada saat rapat sebelumnya antara KONI, Dispora dan BPKAD.

Terhambatnya pencairan dana KONI, kata dia, akan mempengaruhi kemajuan olahraga di Tanjabbar, mengingat sejumlah cabor sudah ada yang melaksanakan kegiatan.

Selaku Ketua KONI, dia tidak mempermasalahkan jika anggaran KONI dihibahkan langsung ke KONI pada masa yang akan datang. Yang penting, kata dia, anggaran yang sudah dianggarkan di Dispora bisa dicairkan segera.

Dikatakan, beberapa Cabor  yang sudah melaksanakan kegiatan terpaksa meminjam dana bahkan ada yang menggadaikan sertifikat rumah.

Diberitakan sebelumnya, Komisi III DPRD Tanjabbar terpaksa menggelar hearing dengan Dispora dan KONI Tanjabbar, mempertanyakan keterlambatan pencairan dana hibah KONI yang nominalnya mencapai miliaran rupiah itu. Sayangnya, saat hearing, Plt Kadispora Tanjabbar tidak hadir.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Albert Chaniago Sebut Ada Bagian Retak di Pintu Air Parit 10 dan Kini Diaudit Khusus BPKP

TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau

Berita Daerah

Sorotan Proyek Pintu Air Rp 4 M, Ini Tanggapan Ketua DPRD Tanjabbar

TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,

Berita Daerah

Proyek Pintu Air Rp 4 M Disorot Sejak Tender, Kini Sedang di Audit BPK RI?

TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber

Berita Daerah

Pemprov Jambi Terbitkan SE Perayaan Malam Tahun Baru 2026, Salah Satunya Larangan Pesta Kembang Api

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P

Berita Daerah

Korban Penghinaan Gugat Ganti Rugi Rp 540 Juta di PN Tanjabtim

TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga

Hukum & Kriminal


Advertisement