23 Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Diisolasi di Tiga Tempat


Senin, 28 September 2020 - WIB - Dibaca: 1613 kali

Tabel Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanjabbar Provinsi Jambi. / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Jumlah warga terpapar Covid-19 di Kabupaten Tanjabbar Provinsi Jambi kian hari kian memprihatinkan. Setidaknya ada tiga warga yang meninggal dunia, dengan rincian dua pasien suspek dan satu terkonfirmasi positif.

Berdasarkan data yang dihimpun halosumatera.com dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjabbar, hingga hari Senin siang (28/9/20), jumlah pasien terkonfirmasi di Tanjabbar sebanyak 55 orang.

Dari jumlah ini, 23 orang dalam proses penanganan, 27 orang sembuh, empat orang baru selesai isolasi, dan satu orang meninggal dunia.

Dari 23 orang yang terkonfirmasi ini, diisolasi di tiga tempat yang berbeda. Yakni di RS Daud Arif, RS Suryah Khairuddin Merlung dan Eks Puskesmas II Kualatungkal.

Sementara itu, untuk warga yang hasil rapid reaktif (suspek) berdasarkan data yang diperoleh sebanyak 42 orang, dalam proses sebanyak 3 orang, dan dua orang meninggal.

Selanjutnya, jumlah warga yang terkontak erat dengan pasien, terdata 480 orang, dimana 117 orang dalam proses isolasi dan 363 selesai isolasi.

Untuk wilayah penyebaran kasus terbesar, pasien terkonfirmasi, dari table Data Gugus Tugas Penanganan Covid Kabupaten Tanjabbar, terbanyak di Kecamatan Tungkal Ilir sebanyak 32 kasus, Betara 13 kasus, dan Tebing Tinggi 10 kasus.

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjab Barat Ir H Taharuddin membenarkan adanya tambahan lima kasus terkonfirmasi positif, setelah sebelumnya ada 14 orang terpapar corona di Tanjabbar.

Tak banyak komentar, Taharuddin hanya menyebutkan bahwa pasien kini dirawat di tiga tempat, yakni RS Daud Arif, Eks Puskemas II dan RS Suryah Khairuddin Merlung.

Sebelumnya, Sekda Tanjabbar Agus Sanusi yang juga menjabat Wakil Ketua Gugus Tugas Tanjabbar, mengatakan, bahwa pemkab berencana menyiapkan bangunan eks Rumah Sakit Jantung yang sudah dijadikan BLK untuk tempat isolasi bagi warga yang terpapar Covid.

“Ya kita sedangkan siapkan, karena tempat itu awalnya dibuat untuk rumah sakit, jadi tidak banyak ditata,” ungkapnya.

Pantauan Halosumatera.com, Senin siang, terlihat petugas gugus tugas melakukan penyemprotan disinfektan di sekitar Parit I, Kelurahan Tungkal Harapan, dan sejumlah tempat termasuk Kantor Bupati Tanjab Barat.(*/Andri Damanik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial


Advertisement