Al Haris Gubernur Jambi Hadiri Festival Biduk Sayak Tradisi Air Hitam Sarolangun


Rabu, 18 September 2024 - 09:43:58 WIB - Dibaca: 352 kali

HALOSUMATERA.COM / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Al Haris Gubernur Jambi menghadiri sekaligus membuka festival biduk sayak tradisi Suku Melayu Jambi Air Hitam di Desa Jernih, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Rabu (18/09/2024) tadi malam.

Festival biduk sayak merupakan rangkaian Kenduri Swarnabhumi bumi yang berlangsung di depan kantor Camat Air Hitam ini dihadiri Pamong Budaya Ahli Utama dan Kepala Balai Kebudayaan Wilayah V Jambi Kemendikbudristek.

Selain itu, festival biduk sayak ini juga dihadiri Pj Bupati Sarolangun Bachril Bakri dan beserta pimpinan Forkopimda, serta kepala OPD Pemkab Sarolangun.

Gubernur Al Haris mengatakan kenduri Swarnabhumi mengandung makna melestarikan nilai budaya di tengah masyarakat, memperhatikan lingkungan hidup dan sosial, serta benilai unsur pendidikan. "Dengan kenduri Swarnabhumi ini anak-anak kita tau dengan festival biduk sayak, kalau tidak ada festival ini mungkin mereka tidak tau apa itu tradisi biduk sayak," kata Al Haris.

"Tugas kita yang muda meneruskan agar bisa menjaga nilai-nilai budaya di tengah masyarakat, kalau tidak warisan leluhur ini akan habis. Kenduri Swarnabhumi ini banyak memunculkan kembali budaya-budaya lokal kita, minat masyarakat tinggi untuk mengenal dudaya lama, ada kesadaran kita semua terhadap budaya, lingkungan dan kehidupan sosial," ujarnya.

"Kita harap kedepan kenduri Swarnabhumi ini terus ada, terus berlanjut karena disampaikan melestarikan budaya, juga berdampak secara ekonomi, ini dapat kita lihat dengan banyaknya pedagang kita muncul di sekitar lokasi festival," tambah Gubernur Jambi Al Haris.

Biduk sayak adalah tradisi suku melayu Jambi di Kecamtan Air Hitam yang bertujuan untuk menghibur dan menjalin keakraban sesama manusia, alam dan pencitanya. Biduk sayak ini merupakan tradisi adat kesenian khas masyarakat kecamatan Air Hitam yang ditampilkan ketika selesai acara adat pernikahan pada malam hari oleh kelompok muda mudi di Air Hitam Tanah Nan Bajenang Menyatu Dalam Sepucuk Adat Serumpun Peseko.(*/rie)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Waspadai Green Grabbing, Tanah Rakyat Dipolitisasi Penguasa

Oleh: Bayu Anugerah, S.H.,M.H. - Ketua Bidang Young Lawyers committee DPC Jambi Kondisi di tengah meningkatnya urgensi krisis iklim global, berbagai negara ber

Opini

Pengamat Jambi Soroti Teror Air Keras kepada Aktivis, Ini Ancaman Sistematik dan Matinya Demokrasi

JAMBI - Baru baru ini teror air keras terhadap aktivis menjadi perhatian publik. Khusus di Jambi, Organisasi Kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, Ormas, jurna

Berita Daerah

Sempat Jadi Buron, DPO Kasus Narkoba di Tanjab Barat Berhasil Diringkus Polisi

TANJAB BARAT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial HI (29) yang te

Hukum & Kriminal

LMP Batanghari Ajak Semua Pihak Jaga Situasi Kondusif Jelang Idul Fitri 1447 H

BATANGHARI - Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Batanghari menyatakan komitmennya untuk turut serta membantu pemerintah dan aparat  dalam

Berita Daerah

Kapolda Jambi: Polri dan Pers Bagian Penting Menjaga Stabilitas Keamanan yang Kondusif

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan melibatkan masyarakat serta anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. Buka puasa bersama ini dig

Berita Daerah


Advertisement