MENUNGGU PEMBAHASAN DI APBDP 2015

Anggaran MTQ Tingkat Kabupaten hanya Rp 400 Juta


Kamis, 22 Oktober 2015 - 10:42:46 WIB - Dibaca: 2400 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten yang rencananya digelar pada November mendatang masih menunggu anggaran. Sebab, bagian AKRK hanya menganggarkan sebatas honor dewan juri, bonus dan sebagainya. Selebihnya, belum masuk dalam APBD 2015.

Hal ini dibenarkan oleh Asisten Ekbang Setda Tanjabbar, Syafriwan dikonfirmasi wartawan kemarin.

Belum teranggarkannya dana pelaksanaan MTQ tingkat Kabupaten ini, disebabkan terlambatnya Camat Kuala Betara selaku tuan rumah dalam mengusulkan pada pembahasan APBD murni 2015 lalu. Sementara, pada APBDP 2015, KUA/PPAS juga belum diajukan ke dewan.

“Yang sudah ada hanya dana di AKRK, kalau untuk operasional dan pelaksanaan belum ada, saat ini masih akan kita usulkan dalam APBD perubahan,” kata Syafriwan.

Lanjutnya, hal ini lah membuat jadwal pelaksanaan yang sedianya akan dilaksanakan bulan November ini menjadi belum jelas, sebab menunggu hasil APBD perubahan yang saat ini masih dalam proses di DPRD Tanjabbar.

“Ya rencana awal bulan November, tapi karena usulan camat terlambat maka saat ini tunggu pembahasan APBDP. Kan nggak boleh kita laksanakan dulu baru kita anggarkan,”ujarnya.

Dia merincikan, sesuai usulan dari camat,  dana pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten sebesar Rp 400 juta. “ Kalau dari usulan camat sebesar Rp. 400 juta,”ungkapnya.

Dana Rp 400 juta ini akan digunakan untuk operasional, konsumsi, penempatan kafilah dan persiapan panitia. Sedangkan anggaran yang di bagian AKRK digunakan untuk bonus, honor dewan juri dan piala-piala.

“Jadi tidak ada tumpang tindih, intinya kecamatan mengurus persiapan, tempat dan konsumsi,”tegasnya.

Lantas  mengingat defisit anggaran apakah dananya ada? Syafriwan hanya tersenyum dan mengaku kalau untuk umat akan diusahakan apapun caranya. “Ini kan untuk umat, Insya Allah akan kita carikan dananya,”jelasnya.

Sayangnya, Camat Kuala Betara M Yunus belum dapat dikonfirmasi terkait  alasan keterlambatan pengusulan dana MTQ tersebut.(*)

Penulis : Heri Abdullah

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement