KUALATUNGKAL – Dalam kondisi defisit anggaran, beberapa proyek yang dinilai tidak skala prioritas sewajarnya dipangkas. Sepertihalnya pembangunan GOR di Pembengis, dianggap mubazir lantaran hanya sebatas pembangunan pondasi.
Di pihak lain, GOR memang masuk dalam RPJMD dan dibutuhkan untuk memenuhi sarana dan fasilitas olahraga di Tanjab Barat. Sayangnya, proyek ini digelontorkan di akhir jabatan Bupati Tanjabbar Usman Ermulan.
Kepala Dinas PU Tanjabbar melalui Kabid Kimrum, Ria Sukryanto ditemui infotanjab.com di ruang kerjanya, Jumat siang, tak menampik bahwa mega proyek ini diluncurkan. Namun, ada pengurangan volume, sehingga anggaran untuk pembangunan pondasi berkisar Rp 6 miliar.
Ria hanya mengatakan, setelah ada rapat di DPRD, semua pihak sepakat untuk dilanjutkan. Kabarnya, aka nada bantuan dana pusat yakni dari Kemenpora untuk kelanjutan proyek tersebut, meski telah ada pergantian kepala daerah.
Rencana awal, ada tiga bangunan yang akan dibangun di lahan seluas 8 hektare tersebut. Namun untuk anggaran tahun ini, hanya sebatas pondasi satu bangunan.
Ditanya soal masterplan, Ria mengaku sudah ada. Namun masih ada revisi kembali.(*)
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata