Aset yang Hilang Senilai Rp 200 Juta, Salah Satunya Mobil yang Pernah Dibakar di Muaro Jambi Beberap


Rabu, 05 Desember 2018 - 15:01:18 WIB - Dibaca: 1631 kali

Kepala BPKAD Tanjabbar Rajiun Sitohang saat Ditemui Awak Media, Rabu(15/12).(Ist/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Hasil penelusuran Bagian Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanjabbar, ditemukan aset yang hilang senilai Rp 200 juta. Dari sejumlah aset yang hilang, diantaranya mobil yang dibakar di Kabupaten Muaro Jambi beberapa tahun silam.

"Satu-satunya roda empat yang hilang itu dan sampai sekarang dalam penelusuran kita, mobil yang dibakar massa di Muaro Jambi beberapa silam," kata Kepala Bagian Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tanjabbar Rajiun Sitohang kepada awak media, Rabu pagi.

Penelusuran mobil ini termasuk mencari bukti publikasi di media massa yang memberitakan kejadian pembakaran pada saat itu.

Selain roda empat, aset yang hilang diantaranya berbagai alat elektronik seperti laptop dan kamera.

"Kalau memang hilang, harus ada laporan dari kepolisian. Pernah dilaporkan sebelumnya, bukan baru dibuat laporan kehilangannya. Kalau rusak, mana barangnya, potongannya. Harus ada bukti fisiknya. Barang negara gak bisa dibuang begitu saja," kata Rajiun.

Penelusuran aset yang hilang ini adalah bagian dari temuan BPK senilai Rp 59,6 miliar terhadap aset Pemkab Tanjabbar. Hal ini menjadikan penilaian Wajar dengan Pengecualian (WDP) terhadap pengelolaan aset dan keuangan di Tanjabbar.

Rajiun optimis, hingga 20 Desember mendatang, pihaknya akan menyelesaikan permasalahan aset yang hilang. Pihaknya juga akan menyurati Tim Ganti Rugi (TGR) Pemkab Tanjabbar terhadap aset yang hilang. Surat pemberitahuan juga akan disampaikan ke Sekda dan Inspektorat untuk ditindaklanjuti.

Bagaimana dengan aset di BUMD dan bank milik daerah? Rajiun menegaskan, bukan menjadi kewenangan BPKAD. Bank dan BUMD cukup melaporkan laporan keuangan saja.

Sebelumnya diberitakan, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) kepada Pemerintah Tanjab Barat, setelah mendapatkan temuan senilai Rp 59,6 miliar pada aset pemkab.

Ada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemkab Tanjab Barat yang masih belum menyerahkan aset daerah ke BPKAD Tanjabbar. Diantaranya, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Sekretariat Daerah, dan Sekretariat DPRD. Rajiun mengatakan, pihaknya terus melakukan pendataan aset.

"Untuk kondisi ini kita sudah minta kepada seluruh OPD segera mengusulkan penghapusan, berdasarkan hasil penelusuran dari 35 OPD yang bermasalah terkait aset tersisa 11 belum tuntas," ujar Rajiun.

"Harapan kita kalau bisa Tanjab Barat janganlah WDP, Kurang lebih dua bulan ke depan pendataan aset bisa kita selesaikan. sehingga nanti seandai mendapatkan WTP kita tidak ada lagi permasalahan aset," tandasnya.

Editor: Tim Redaksi

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Tinjau Program Bedah Rumah BAZNAS di Dua Kelurahan

TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin

Advertorial

Tinjau Lokasi Kebakaran di Teluk Nilau, Bupati Anwar Sadat Instruksikan Penanganan Maksimal

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma

Advertorial

Pemkab Tanjab Barat Gelar Malam Perpisahan Kajari Anton Rahmanto

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,

Advertorial


Advertisement