KUALATUNGKAL - Meski telah terbantu dengan Program Percepatan Infrastruktur Pedesaan (PPIP), masih ada infrastruktur di Kelurahan Tungkal III yang perlu dibenahi. Hal ini diakui Pelaksana Tugas (Peltu) Lurah Tungkal III Zufli Arpani.
Lurah menyebut, seperti jalan lingkungan di sekitar Masjid Agung, perlu dilakukan perbaikan.
"Tak sedikit warga mengharapkan perbaikan jalan lingkungan. Saya sempat disindir dengan beberapa tokoh agama, yang mengatakan tempat yang paling asyik untuk memancing adalah di depan PHI, karena selalu tergenang air," kata Zufli.
Tidak hanya di depan PHI, jalan dekat simpang masjid Agung ada lubang besar yang menganga di pinggir badan jalan. Padahal tiap tahun diperbaiki, tetapi tetap saja bolong.
"Kita mengharapkan adanya perbaikan yang sifatnya permanen, sehingga bisa diatasi agar tidak jebol lagi. Kalau mengharapkan gotong royong atau swakelola, dari mana duitnya yang mau kita carikan, kalau bukan langsung melalui APBD,"harapnya.
Ada beberapa jalan lingkungan yang telah diusulkan agar masuk dalam Musrenbang dan bisa dialokasikan melalui Dinas PU, hanya saja belum tahu kepastiannya.
"Salah satunya jalan yang berada di samping kantor Panwaslu. Namun hingga akhir tahun 2015 tadi tak kunjung juga diperbaiki, mungkin lantaran defisit anggaran ini," jelasnya.(*)
Penulis : Lian
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata