TANJABBAR – Bupati Tanjabbar Drs H Anwar Sadat M Ag menghadiri Wisudah Al Quran Bil Ghoib di Pondok Pesantren Manba’ul Ilmi Ma’rif Senyerang, Keamatan Senyerang, Jumat (31/5).
Dalam sambutannya, Bupati mengharapkan anak-anak yang sudah hafiz Al-Qur'an dapat belajar tafsir sehingga menjadi mufassir (penafsir Al-Qur'an) agar dapat menjadi perwakilan Provinsi Jambi di MTQ Tingkat Nasional kedepannya.
Bupati Tanjab Barat menyampaikan, pendidikan tidak hanya sebatas menitipkan anak-anak di pondok pesantren. Peran dan perhatian orang tua di rumah dan lingkungan sekitar juga sangat penting.
"Dukungan orang tua tak lepas dari tanggung jawab untuk mengantarkan anak-anak kita memiliki agama dan landasan yang kuat untuk mewariskan keimanan kepada Allah SWT," pesan Bupati.
Bupati bersyukur atas kelulusan para santri dan hafalan Al-Qur'an mereka. Ia mendorong para santri untuk terus meningkatkan hafalannya karena sebentar lagi akan dilaksanakan MTQ ke-52 Tingkat Kabupaten di Renah Mendaluh pada akhir bulan Agustus 2024.
"Saya minta kepada para hafiz yang lulus untuk menjadi perwakilan Kabupaten Tanjung Jabung Barat di ajang MTQ Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2024 yang akan diselenggarakan di Kabupaten Kerinci," ujar Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Bupati memberikan bantuan dana Baznas untuk Kebutuhan Pembangunan Manbaul Ilmi Ma'rif sebesar 10 juta rupiah dan Bantuan Dana CSR untuk MI Darul Istiqomah sebesar 20 juta rupiah.
Acara wisuda tersebut dihadiri oleh KH. Ahmad Kafabihi Mahrus dan Ning Sheila Hasina Zamzami dari Ponpes Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, KH. Muhammad Romli Pengurus Ponpes Manba'ul Ilmi Ma'rif beserta jajaran, Penjabat Sekretaris Daerah Kab. Tanjab Barat, Pejabat Tinggi Pratama di Lingkup Pemda Tanjab Barat, Camat Senyerang, Forkopincam Kec. Senyerang, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Orang Tua Santri, dan tamu undangan lainnya.(*/adv)
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber