KUALATUNGKAL- Swasembada pangan di Kabupaten Tanjabbar tidak akan terealisasi jika tidak didukung dengan teknologi muktahir. Apalagi, Kecamatan Batang Asam merupakan lumbung padi di Tanjabbar.
Di Sri Agung dan Rawa Medang, Kecamatan Batang Asam, petani kesulitan melakukan panen lantaran luasnya areal sawah.
Muhidi, Ketua Gapoktan Sri Agung mengatakan, sekitar 1.156 hektare sawah yang dikelola kelompok tani. Kurangnya tenaga kerja, pihaknya mendatangkan mesin panen Kubota DC 60.
Dengan menggunakan mesin tersebut, satu hektare sawah bisa dipanen dalam waktu dua jam. Mesin tersebut dikendalikan empat petani. Sementara jika panen secara manual, membutuhkan waktu dua hari yang melibatkan 15 petani.
Kata Muhidi, dengan adanya alat tersebut, dapat mengurangi biaya operasional petani saat memanen.
Hal senada juga dikatakan Subono, jika ingin mewujudkan swasembada pangan di Kabupaten Tanjabbar harus dibarengi teknologi pertanian.
“Kalau ada teknologi kita bisa 3 kali panen dalam setahun,” tukasnya.
Kelompok Tani di Suban berharap, agar pemkab Tanjabbar dapat memberikan bantuan mesin panen agar bisa meningkatkan pendapatan petani dalam menuju swasembada pangan.
Terpisah, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Tanjabbar, Zainuddin, menyebutkan bahwa dalam waktu dekat akan ada bantuan mesin panen Combine Harvester untuk kelompok tani di wilayah Ulu sebanyak 5 unit. Bantuan ini bersumber dari APBN.(*)
Penulis: Jord
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini
TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,
Jambi – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jambi menyampaikan adanya pihak yang mengaku sebagai pengurus/anggota JMSI dan diduga melakuka
JAMBI– Kelapa sawit selama ini identik dengan minyak goreng. Namun, di tangan seorang inovator asal Kabupaten Muaro Bungo, komoditas andalan Indonesia itu men