Coca Cola Berbagi Kebersamaan dengan Komunitas Pemulung di 14 Wilayah Indonesia


Senin, 02 Mei 2022 - 16:06:15 WIB - Dibaca: 963 kali

HALOSUMATERA.COM / HALOSUMATERA.COM

JAKARTA|HALOSUMATERA - Coca-Cola System di Indonesia yang terdiri dari PT Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) mewujudkan makna Ramadhan dengan berbagi rejeki kepada komunitas pemulung dan keluarga kurang mampu di 14 lokasi di Indonesia.

Program Ramadhan hasil bekerjasama dengan Mahija Parahita Nusantara Foundation ini berlangsung dari 03 April 2022 hingga 01 Mei 2022 ini yakni mendistribusikan lebih dari 5.000 paket makanan dan minuman buka puasa melalui kegiatan “Rabu dan Jumat Berkah”.

Selain itu, Coca-Cola juga membagikan 600 paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. 

“Kami beruntung dapat menjadi bagian dari begitu banyak momen berharga dan menyaksikan keajaiban dari hubungan antar manusia, terutama di bulan Ramadan di mana banyak keluarga di seluruh Indonesia berkumpul dan berbagi bersama. Kami berharap upaya ini akan membawa kegembiraan bagi masyarakat Indonesia dan membantu menciptakan masa depan yang lebih baik melalui filosofi brand ‘Real Magic’ (Rasakan Keajaiban), khususnya di masa penuh tantangan ini,“ ungkap Frontline Marketing Director Coca-Cola, Rina Surya melalui siaran pers yang dikirimkan ke media, Jumat (29/04/2022).

Dikatakannya, Coca-Cola berbagi momen keajaiban melalui kebersamaan dengan komunitas pemulung dan keluarga membutuhkan yang bermukim di area pengumpulan sampah dari Mahija Parahita Nusantara yang berada di Sumatera Utara, Jawa hingga Sulawesi Selatan.

“Meskipun pandemi masih berlangsung, kami bersyukur tahun ini Coca-Cola Indonesia dan Coca-Cola Europacific Partners Indonesia masih bisa berbagi kegembiraan kepada masyarakat melalui kemitraan dengan Mahija Foundation. Program ini memungkinkan kami untuk membagikan paket buka puasa dan sembako serta memberikan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan selama bulan suci ini," ujar Public Affairs, Communications and Sustainability Director dan (Acting) People & Culture Director CCEP Indonesia Lucia Karina.

Melalui filosofi brand, Coca-Cola berupaya untuk menyatukan berbagai golongan masyarakat dan menghadirkan momen keajaiban di tengah-tengah masyarakat. “Coca-Cola merasa senang dapat hadir serta menjadi bagian dari masyarakat Indonesia. Namun, peran para pelaku atau pekerja di sektor persampahan yang telah menjadi bagian penting dalam kehidupan kita sehari-hari sering luput dari perhatian.

"Di bulan puasa yang penuh dengan doa dan renungan ini, kami ingin berkontribusi kepada masyarakat dengan membagikan paket buka puasa kepada yang membutuhkan, di mana diantaranya adalah petugas sampah,” jelas Public Affairs, Communications, and Sustainability Director PT Coca-Cola Indonesia Triyono Prijosoesilo.(*)

Editor: Ahmad Muzir




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Tinjau Pekerjaan Jalur 2 Merlung, Bupati Minta Camat dan Warga Awasi Kendaraan Melebihi Tonase

TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Apbd 2025

TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta

Advertorial

1 Muharram 1448 H, Bupati Anwar Sadat Hadiri Haflah Tasyakur Al Baqiyatush Shalihat

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,

Advertorial

Diduga Catut Organisasi JMSI untuk Peras Yayasan PKBM di Sarolangun

Jambi – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jambi menyampaikan adanya pihak yang mengaku sebagai pengurus/anggota JMSI dan diduga melakuka

Berita Daerah

Workshop Kuliner Sawit di Jambi, Inovasi Bolu Sawit Iin Arlina Siap Menginspirasi UMKM

JAMBI– Kelapa sawit selama ini identik dengan minyak goreng. Namun, di tangan seorang inovator asal Kabupaten Muaro Bungo, komoditas andalan Indonesia itu men

Berita Daerah


Advertisement