Dalam RPJMD Disiapkan Anggaran Rp 250 M untuk Air Bersih


Senin, 08 Oktober 2018 - 11:50:09 WIB - Dibaca: 1196 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Anggota Komisi III DPRD Tanjabbar Syaifuddin mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tanjabbar masih ada harapan jika menambah anggaran air bersih hingga berakhirnya masa jabatan Bupati Tanjabbar Safrial MS dan Wakil Bupati Tanjabbar Amir Sakib 2021 mendatang.

Pasalnya, dalam RPJMD Kabupaten Tanjabbar, beberapa bulan setelah dilantiknya Bupati Tanjabbar, telah tercantum anggaran Rp 250 miliar untuk menuntaskan air bersih di Tanjabbar.

“Dalam RPJMD ada penambahan Rp 250 miliar. Sementara yang sudah tersedot baru sekitar Rp 120 miliar, terhitung 2017 lalu. Jadi masih ada sisa dana Rp 130 miliar kalau ingin menambahnya. Itu sudah tercantum dalam RPJMD, gak ada yang bisa menolaknya,” kata Syaifuddin.

RPJM yang telah disahkan ini, kata H Udin, juga telah disepakati DPRD Tanjabbar. “Ya kalau pun nanti ada penambahan lagi, itu memang sudah tertuang dalam RPJM,” kata Syaifuddin kepada infotanjab.com beberapa waktu lalu.

Kepala Dinas PUPR Tanjabbar, Ir Andi Acmad Nuzul ditemui infotanjab.com belum lama ini mengatakan, Dinas PUPR menilai anggaran tambahan revitalisasi air bersih yang dianggarkan tahun ini dirasa cukup untuk mengkonekkan instalasi air bersih dari Teluk Pengkah ke reservoir di Bram Itam.

“Kalau bisa seefisien mungkin. Tinggal tergantung kontraktornya, selesai apa tidak proyek revitalisasi air bersih tahun ini,” kata Andi Nuzul.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Syafrun belum lama ini juga membenarkan, jika pembangunan sarana air bersih di Tanjabbar cukup tinggi, lantaran sumber baku air bersih yang akan dipakai menempuh jarak yang cukup jauh, hingga 80 kilometer (teluk pengkah – bram itam).

“Biaya pipa nya yang besar, dengan jarak tempuh yang jauh,” tandasnya belum lama ini.

Dari data yang diperoleh infotanjab.com, sejak tahun 1978 pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung (belum pemekaran) telah menggelontorkan dana air bersih. Saat itu digelontorkan proyek air bersih (PAB) yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum. Saat itu, sumber air berasal dari Parit II, Desa Betara Kanan.

Oleh Pemerintah daerah, proyek ini dikelola dan akhirnya berubah nama menjadi PDAM Tirta Pengabuan.

Ditahun 2007, pemerintah Daerah Kabupaten Tanjab Barat mengadakan proyek air bersih dengan nama Intake. Proyek intake ini menelan dana puluhan miliar. Pada 2009, proyek multiyears digelontorkan, dengan anggaran mencapai Rp 300 miliar.

Di era Usman – Katamso, digelontorkan lagi proyek peningkatan air bersih di Bram Itam dilanjutkan dengan pemasangan pipa dalam kota (sebagian) dengan biaya mencapai lebih Rp 100 miliar.

Dua tahun terakhir (2017-2018), kembali digelontorkan lagi pembangunan sarana air bersih di Tebing Tinggi dan revitalisasi air bersih ke Bram Itam, dengan total hampir Rp 120 miliar, ditambah pemasangan pipa dalam kota (lanjutan) hampir Rp 10 miliar. Jika ditotalkan, anggaran air bersih yang tersedot untuk Kabupaten Tanjabbar lebih dari Rp 600 miliar.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement