KUALATUNGKAL – Pelamar CPNSD Kabupaten Tanjabbar yang terdata di portal resmi SSCN BKN RI jumlahnya terus meningkat hingga Selasa siang (9/10). Sampai hari ini, data pelamar CPNS mencapai 2.069 orang.
Sementara berkas CPNS yang telah sampai ke Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Tanjabbar via pos mencapai 429 berkas.
Kepala BKPSDM Tanjabbar Encep Jarkasih membenarkan hal ini, dan dia meyakini jumlah pelamar terus bertambah hingga esok hari.
Dikatakan dia, dari beberapa formasi yang ada, ada dua formasi yang sama sekali belum diminati pelamar, yakni formasi dokter umum dan teknik sipil di PUPR.
Untuk formasi lainnya, seperti penyuluh komunikasi penyiaran islam, peminatnya cukup tinggi. Dari kebutuhan dua CPNS, peminatnya mencapai 71 orang.
“Formasi lainnya hampir merata, seperti guru, kesehatan dan sebagainya. Cuma ada dua formasi yang belum diisi pelamar, ya itu tadi dokter umum dan teknik sipil,” katanya.
Untuk diketahui, penerimaan CPNS dibuka sejak 26 September 2018 dan akan ditutup hingga 10 Oktober 2018. Para pelamar baik dari warga Tanjabbar juga diikuti dari pelamar daerah lain.
Bagi pelamar warga asli Tanjabbar, diberikan kelonggaran dengan nilai IPK minimal 2,0. Sedangkan dari daerah lain, IPK terendah minimal 3,25.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar
JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada
JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun