Aksi Gestur Jambi

Dari Bentang Spanduk di Gentala hingga Pembakaran Miniatur Eskavator di Depan RRI Jambi


Kamis, 25 November 2021 - 22:04:05 WIB - Dibaca: 247 kali

Aksi Gestur Jambi bersama Pemerhati Lingkungan dan Mahasiswa Jambi di Simpang BI, Kamis 25 November 2021. / HALOSUMATERA.COM

JAMBI (HALOSUMATERA.COM) – Krisis lingkungan terutama Sungai Batanghari yang terancam akibat tercemar limbah, menjadi perhatian sejumlah aktivis lingkungan di Provinsi Jambi. Mereka kini bersuara, berharap pemerintah segera memerhatikan kondisi Sungai Batanghari saat ini.

Sejak Rabu sore, seniman Jambi Ismed Raja bersama Mahasiswa Pecinta Lingkungan di Jambi mengawali aksinya dengan membentang spanduk di Jembatan Gentala Arasy. Isi spanduk itu adalah Sungai Batanghari Urat Nadi Peradaban, Selamatkan Sungai Batanghari.

Spanduk sepanjang 10 meter dengan lebar 5 meter itu dibentang luas di bawah jembatan Gentala Arasy Jambi. Pemasangan spanduk begitu mencekam, dengan mengandalkan pengaman di pinggang, para mahasiswa turun ke bawah jembatan, membentangkan spanduk.

Usai membentang spanduk, Ismed Raja dari Gestur Jambi bersama mahasiswa lainnya melakukan aksi protes. Setidaknya ada 20 poster yang mereka pampangkan, dan disaksikan masyarakat yang melintas di Jembatan yang dibangun di masa kepemimpinan Gubernur HBA itu.

“Ini bagian dari aksi kami, karena hari ini kita prihatin dengan Sungai Batanghari, urat nadi kehidupan rakyat Jambi. Kian hari kian tercemar akibat limbah pertambangan emas,” kata Ismed dalam orasi singkatnya.

Simpang BI

Keesokan harinya, tepatnya Kamis 25 November 2021, Gestur Jambi bersama aktivis lingkungan seperti Walhi Jambi, Konsorsium Pembaharuan Agraria, kalangan mahasiswa Jambi dari FMN, GMNI dan Mapala Jambi melanjutkan aksinya.

Dengan miniatur alat berat, mereka tampilkan di tengah simpang BI. Para aktivis menyuarakan kerusakan-kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini.

“Sungai Batanghari urat nadi peradaban, selamatkan sungai Batanghari. Hentikan kriminalisasi terhadap petani, buruh, mahasiswa, aktivis dan pejuang lingkungan, hentikan perampasan tanah rakyat.Menolak solusi palsu pemerintah dalam menyikapi perubahan iklim,” ujar salah satu orator Kamis siang.

Dialog dengan DPRD Provinsi Jambi

Tak sampai disitu, Gestur Jambi pun longmarch dari Simpang BI menuju Kantor Gubernur Jambi. Lantaran disaat yang sama, serikat buruh melakukan aksi, massa dari Gestur Jambi menuju Kantor DPRD Provinsi Jambi.

Dihadapan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Ismed Raja mengatakan, bertepatan dengan hari pohon sedunia, Gestur Jambi bersama mahasiswa dan pemerhati lingkungan di Jambi menyampaikan keprihatinannya terhadap pencemaran Sungai Batanghari yang terjadi hari ini.

“Sungai Batanghari telah tercemar dengan aktivitas PETI. Hari ini sungai Batanghari tercemar dengan limbah batubara. Penambangan Emas Tanpa Ijin di Sarolangun dan Merangin merusak ekosistem. Selama ini masyarakat yang disalahkan sejak kehadiran aktivitas peti tersebut,” ujar Ismed.

“Kami menuntut kepada DPRD, untuk mengevaluasi kembali  perizinan aktivitas Peti dan HTI yang ada di Provinsi Jambi. Kami meminta dewan memberikan solusi yang konkrit atas masalah ini, selama ini masyarakat tertekan. Boleh dicek di lapangan, sulitnya sumber air bersih akibat di rusak limbah peti,” tukasnya lagi.

Dikatakan dia, saat ini masyarakat di wilayah hilir kebingungan mengadu soal pencemaran Sungai Batanghari. “Kalau memang bapak DPRD peduli soal ini, mari kita diskusi, mari kita mencari solusi,” ujarnya.

Berbicara tambang rakyat, harusnya rakyat yang mengelola bukan dilakukan pemilik modal. Kalau memang Pemprov Jambi mengusulkan tambang rakyat, harus dihentikan aktivitas yang ada. Kondisi saat ini, tambang rakyat malah merugikan rakyat, yang diuntungkan malah orang pemodal, yang punya eskavator. Makanya kami mendorong hal ini.

“Disini kita bukan salah menyalahkan, tapi kita ingin pemerintah hadir ketika rakyat membutuhkannya,” timpal Ismed.

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jambi,  Bustami Yahya dan Rusdi menemui massa aksi. Dalam menanggapi tuntutan Gestur Jambi, Bustami Yahya mengatakan komitmen DPRD Provinsi Jambi khususnya Komisi III dalam menjaga keutuhan Sungai Batanghari dari pencemaran limbah.

Kata dia, DPRD Provinsi Jambi telah melakukan pengawasan terhadap perusahaan yang terindikasi mencemari lingkungan.

“Kami juga sudah memanggil dinas lingkungan hidup dalam menangani perusahaan yang melakukan pencemaran lingkungan. Kami juga akan mengusulkan penambahan anggaran untuk pengawasan pencemaran lingkungan melalui Dinas Lingkungan Hidup,” ujarnya.

Pihaknya meminta aktivis lingkungan dan pemerhati lingkungan untuk bekerja sama dalam memberikan data perusahaan yang telah mencemari Sungai Batanghari.

“Tolong berikan data perusahaan yang mencemari sungai Batanghari, walaupun kewenangan pusat, namun kami berhak mengawasinya,” kata Bustami.

Panggung Rakyat

Gestur Jambi kembali menggelar pentas seni di depan RRI Jambi, Kamis 25 November 2021, sekitar pukul 16.00 Wib dengan menghadirkan elemen pemerhati lingkungan, seperti KPA, Walhi Jambi dan elemen mahasiswa.

Berbagai kegiatan, mulai dari diskusi soal lingkungan, pembacaan puisi, teatrikal pembakaran miniatur alat berat dan menyanyikan lagu bertema lingkungan yang dilantunkan Ismed Raja.

Perwakilan KPA Provinsi Jambi, Dody dihubungi halosumatera.com, Kamis malam mengatakan, bahwa kegiatan ini bagian dari edukasi terhadap masyarakat, bahwa pada hari ini telah terjadi kerusakan ekologi akibat aktivitas tambang yang tanahnya tidak direklamasi.

Berbicara reforma agraria, kata Dody, tidak hanya sebatas tanah, namun air (sungai dan danau) juga bagian dari lingkup agraria.

“Kita minta pemerintah tidak sekedar mengawasi saja, namun lebih dari itu mengembalikan kerusakan tanah akibat aktivitas tanah, yang memang dibutuhkan oleh petani untuk bercocok tanam,” ujar Dody.(*/HS)

Editor: Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Pimpin Rakor dengan Perusahaan di Tanjabbar

TANJABBAR – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs H Anwar Sadat M  Ag menghadiri sekaligus memimpin Rapat Koordinasi bersama perusahaan- perusahaan yang beroperasi

Ekonomi

Rakorda Nasdem Tanjabbar, Fasha Berikan Motivasi dan Bantuan Ambulans

TANJABBAR - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) menggelar pelantikan sekaligus pembukaan Rapat Koordinasi Daera

Politik

Luhut Minta PT PLN Batubara Dibubarkan

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meminta anak usaha PT PLN (Persero), yaitu PT PLN Batubara dibubarkan. L

Berita Daerah

2.087 IUP Mulai Dicabut, Diantaranya Pertambangan di Jambi

JAKARTA - Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mulai mencabut Izin Usaha Pertambangan (IUP), Senin 10 Januari 2022. IUP yang dicabut me

Ekonomi

Ini Nama Pejabat Eselon II Tanjabbar yang Dilantik Bupati

TANJABBAR - Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) Drs H Anwar Sadat M Ag melantik tiga pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjabbar

Berita Daerah


Advertisement