SAFRIAL AKUI DBH MIGAS MEROSOT

Dirjen Migas Minta Kepala Daerah Awasi Maraknya Ilegal Driling


Jumat, 27 April 2018 - 10:53:22 WIB - Dibaca: 1470 kali

Bupati Tanjab Barat Dr Ir H Safrial Menghadiri Rapat Kerja Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) di Hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta, Kamis (26/4).(hms/IT) / HALOSUMATERA.COM

YOGYAKARTA – 20 Gubernur dan Bupati dikumpulkan dalam Rapat Kerja Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) di Hotel Grand Inna Malioboro Yogyakarta, Kamis (26/4). Termasuk Bupati Tanjabbar Dr Ir H Safrial MS, turut andil dalam acara yang bertemakan optimalisasi Pendapatan Daerah dan Dana Bagi Hasil (DBH) ini.

Hadir juga dalam acara ini utusan para Kepala BUMD di daerah penghasil migas, para Kepala SKPD yang bertanggungjawab dalam pendapatan daerah, pertambangan dan energy sumber daya mineral dari 22 Provinsi di Indonesia.

Raker yang seharusnya dibuka oleh Sekjen ADPM Andang Bachtiar, ternyata diwakili oleh Deputi Operasi Migas,  Fataryani Abdurahman.

Pada raker ini, Dirjen Migas menyampaikan program kerja Pemerintah dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Dikatakannya, kebutuhan untuk memenuhi permintaan BBM dan LPG yang semakin meningkat, memerlukan perencanaan infrastruktur yang baik. Di sisi lain, dalam 15 tahun terakhir, Indonesia tidak lagi menemukan cadangan migas yang berarti. Karena itu, menjadi prioritas Pemerintah menggalakkan investasi dan eksplorasi.

Namun, upaya untuk meningkatkan investasi dan eksplorasi ini masih terkendala sistem perizinan. Untuk melakukan kegiatan hulu migas, diperlukan 248 izin, di mana 80 diantaranya dikeluarkan oleh Pemerintah Daerah.

Untuk itu diharapkan Daerah penghasil migas untuk bersama-sama dapat mencari solusi agar proses kegiatan eksplorasi dan produksi migas berjalan cepat dan efisien. Dia, juga meminta Pemerintah Daerah untuk bersama-sama mengawasi "illegal drilling"(pemboran ilegal) yang terjadi di beberapa daerah serta pengembangan kapasitas SDM.

“Selain itu, saya juga meminta Daerah penghasil dapat mengembangkan kapasitas daerah dengan mempersiapkan SDM Daerah agar mampu berperan dalam industri migas dan mengisi lowongan profesional migas global yang ada di wilayah Hulu,  seperti Daerah Timur Tengah," tambah Dirjen.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanjung Jabung Barat  Dr Ir H Safrial MS meminta,  penerimaan DBH untuk daerahnya dapat ditingkatkan lagi.  Diakui Safrial, DBH Migas yang diterima belakangan ini terbilang kecil sehingga pembanggunan infrastruktur jalan, jembatan dan infrastrusktur lainnya,  masih terhambat.

Misalnya, Safrial mencontohkan,  pembangunan  jalan menuju Pelabuhan Roro Kualatungkal,  Jalan Teluk Nilau,  Jalan ke Simpang Niam Kecamatan Tungkal Ulu, yang saat ini masih terbengkalai.

Safrial juga meminta klarifikasi terkait alokasi gas untuk daerahnya, yang dialokasikan sebesar 20 MMSCFD yang telah disetujui Pemerintah. "Kami merupakan Daerah penghasil gas terbesar di Indonesia,  malah seperti anak ayam kelaparan dalam lumbung padi". Untuk itu diharapkan pembagian DBH untuk Daerahnya ditambah,” tegas Bupati.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement