KUALATUNGKAL – Sempat terjadi polemik beberapa lalu, akhirnya Pembangunan Anjungan Marina Pengabuan Permai atau Water Front City selesai ditenderkan 27 Februari lalu. Ada dua perusahaan yang menang dalam tender tersebut, yakni PT Mina Fajar Abadi dan PT Arkindo.
Data yang dihimpun infotanjab.com, ada 35 perusahaan yang mendaftar di LPSE Kabupaten Tanjabbar, namun hanya empat perusahaan yang lulus verifikasi dan menyampaikan dokumen penawaran.
Empat perusahaan yang dimaksud adalah PT Muria Indah, PT Mina Fajar Abadi, PT Arkindo dan PT Ariel Abadi Kencana.
Tahun ini, proyek tersebut dibagi dalam dua segmen, yakni segmen II dan III. Masing-masing berdana Rp 34.890.000.000 dengan jangka waktu pelaksanaan 240 hari.
Sejauh ini, pemecahan anggaran proyek WFC menjadi dua segmen menjadi perbincangan hangat di Kualatungkal.(*)
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata