EMG Gelar Advokasi dan Penguatan Konten Kreator Jurnalistik Bidang Kelapa Sawit


Rabu, 03 Juli 2024 - 20:22:17 WIB - Dibaca: 604 kali

HALOSUMATERA.COM / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Elaeis Media Group (EMG) menggandeng Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) akan menggelar Advocacy dan Penguatan Content Creator Media Sosial dan Jurnalistik Bidang Kelapa Sawit di Provinsi Jambi.

Kegiatan itu bakal berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 15 hingga 16 Juli 2024, di Hotel Aston Kota Jambi. Selain pembelajaran di kelas, peserta juga akan turun langsung praktek lapangan.

Ketua Pelaksana Warsito mengatakan, peserta kegiatan nanti berasal dari mahasiswa, khususnya putra-putri petani sawit, mahasiswa ilmu komunikasi, content creator dan pelaku usaha ekonomi bidang kelapa sawit.

Hanya saja, calon peserta diseleksi dulu, berdasarkan indikator yang sesuai dengan kriteria. "Biar klop. Soalnya tujuan kegiatan ini adalah dalam rangka peningkatan kualitas dan penguatan tentang proses produksi berita di media massa dan video untuk tayang di media sosial yang setara dengan standar penyiaran,” ujarnya.

Selain tujuan tadi menurut Warsito, kegiatan ini juga untuk memberikan pemahaman soal kriteria dan standar proses produksi konten berita.

"Sehingga mereka mampu bisa menjadi content creator yang mampu memproduksi content menarik dan bernas tentang sawit. Kenapa sawit, karena semua ini memang kita lakukan demi mendukung perjalanan sawit ke depan," katanya.

Ditempat terpisah, CEO Elaeis Media Group, Abdul Aziz, mengajak para mahasiswa putra-putri petani kelapa sawit dan masyarakat yang ada di Provinsi Jambi untuk mendaftar menjadi peserta, pendaftaran paling lambat 10 Juli 2024 pukul 23.59 WIB.

"Gratis, enggak dipungut biaya sepeserpun. Tapi ingat, peserta kita seleksi dulu. Jadi enggak semua yang mendaftar bakal ikut. Sebab pesertanya terbatas, cuma 50 orang," ujar Aziz.

Disinggung soal materi yang akan disampaikan narasumber, Aziz mengatakan bahwa narasumbernya berasal dari jurnalis senior yang telah berpengalaman puluhan tahun, baik di media cetak dan online maupun penyiaran, serta content creator.

"Pokonya enggak bakal nyesallah ikut. Sebab itu tadi, narasumbernya sangat ahli dan berpengalaman," Aziz meyakinkan.

Lelaki 49 tahun ini kemudian menyampaikan permohonan maaf kepada pendaftar apabila kelak tidak terpilih mndapatkan 'golden tiket' untuk mengikuti Advocacy dan Penguatan Content Creator Media Sosial dan Jurnalistik Bidang Kelapa Sawit di Provinsi Jambi kali ini.

“Mungkin next time kita akan menggelar kembali kegiatan yang sama dengan jumlah peserta yang lebih banyak lagi," ujarnya.

Advocacy dan Penguatan Content Creator Media Sosial dan Jurnalistik Bidang Kelapa Sawit di Provinsi Jambi ini disponsori oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), didukung oleh Hotel Aston Jambi dan lainnya.(*/dos)

 

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

16 Advokat DPN Indonesia Resmi Dilantik di Pengadilan Tinggi Jambi

JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se

Berita Daerah

Hidupkan Dermaga Kuala Jambi, Kapal Barang Diprediksi Ramai, KSOP Turunkan Personel

TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini

Berita Daerah

Sungai Merlung Meluap, Polsek Merlung Siapkan Skema Pengalihan Arus Balik Nataru

TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu

Berita Daerah

Kapolres Tanjabbar dan Jajaran Polsek Merlung Tinjau Lokasi Banjir, Berikan Imbauan Keselamatan

MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu

Berita Daerah

Albert Chaniago Sebut Ada Bagian Retak di Pintu Air Parit 10 dan Kini Diaudit Khusus BPKP

TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau

Berita Daerah


Advertisement