MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Timur berencana menjemput sembilan warga Tanjungjabung Timur yang tergabung dalam Gerakan Fajar Nusantara (Gafarat).
Rencana penjemputan eks Gafatar tersebut sudah dimusyawarahkan jajaran forkompinda Tanjabtim di aula Kejaksaan Negeri Muarasabak Rabu (3/1) yang dihadiri Kapolres Tanjabtimur, Dandim, Kejari, serta Pemkab Tanjabtim.
"Kita sudah melakukan musyawarah terkait penjemputan warga Tanjabtimur yang tergabung dalam Gafatar," ungkap Kejari Muarasabak Riski.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesbangpolinmas Tanjabtim, Abdul Rasid mengatakan, penjemputan warga Tanjabtim yang tergabung dalam Gafatar, akan dimusyawarahkan di Provinsi.
"Saat ini kita ngambil data di Dukcapil siapa-siapa saja warga kita yang tergabung dalam Gafatar," ujar Rasid.
"Insya Allah, dalam waktu dekat kalau tidak ada halangan, penjemputan akan kita lakukan dan warga kita yang tergabung di Gafatar akan kita bawa ke Tanjabtim lagi." timpalnya.(*)
Penulis : Joni Hartanto
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber