MUARASABAK - Pemerintah Kabupaten Tanjungjabung Timur berencana menjemput sembilan warga Tanjungjabung Timur yang tergabung dalam Gerakan Fajar Nusantara (Gafarat).
Rencana penjemputan eks Gafatar tersebut sudah dimusyawarahkan jajaran forkompinda Tanjabtim di aula Kejaksaan Negeri Muarasabak Rabu (3/1) yang dihadiri Kapolres Tanjabtimur, Dandim, Kejari, serta Pemkab Tanjabtim.
"Kita sudah melakukan musyawarah terkait penjemputan warga Tanjabtimur yang tergabung dalam Gafatar," ungkap Kejari Muarasabak Riski.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesbangpolinmas Tanjabtim, Abdul Rasid mengatakan, penjemputan warga Tanjabtim yang tergabung dalam Gafatar, akan dimusyawarahkan di Provinsi.
"Saat ini kita ngambil data di Dukcapil siapa-siapa saja warga kita yang tergabung dalam Gafatar," ujar Rasid.
"Insya Allah, dalam waktu dekat kalau tidak ada halangan, penjemputan akan kita lakukan dan warga kita yang tergabung di Gafatar akan kita bawa ke Tanjabtim lagi." timpalnya.(*)
Penulis : Joni Hartanto
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.