Ilegal Drilling di Batanghari, Siapa Aktor Dibalik Layar?


Sabtu, 20 Januari 2024 - 09:19:38 WIB - Dibaca: 764 kali

Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto. / HALOSUMATERA.COM

BATANGHARI- Aktivitas ilegal drilling di Kabupaten Batanghari diduga belum tersentuh oleh aparat hukum. Eksploitasi minyak secara ilegal hingga kini belum terungkap, terutama aktor pemodal dibalik layar.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kerusakan lingkungan yang semakin parah terus terjadi di beberapa titik lokasi illegal driling.

Diantaranya Desa Bungku dan Desa Jebak yang berada di wilayah Hutan Tahura yang terus diekploitasi.

Beberapa hari lalu, Desa Pompa Air Bungku Kecamatan Bajubang kabupaten Batanghari Kabupaten kembali mengalami kebakaran sumur illegal driling, yang sebelumnya lokasi illegal driling turut membakar lokasi penampungan minyak di Desa Jebak dalam Kawasan Hutan Tahura Senami.

Kebakaran sumur minyak ilegal yang terjadi di Simpang Wilayah Kerja Pertamina (WKP) Desa Pompa Air, terjadi pada Kamis 18 Januari 2024 lalu.

Dari video berdurasi 11 detik yang beredar, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi, asap tersebut, diduga timbul akibat peristiwa kebakaran sumur minyak illegal.

" Gara-gara minyak murah gaes, di Pompa Air," singkat perekam video yang diunggah di medsos.

Sementara itu, Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto, mengatakan dalam grup WhatsApp Media Center Polres Batang Hari merespon singkat bahwa anggota sedang menuju lokasi untuk lakukan Lidik.

" Terima kasih rekan wartawan. Anggota sudah turun ke lokasi dan sudah lakukan lidik," tulisnya singkat.

Insiden dan kejadian Aktifitas illegal driling, bukan yang pertama kalinya terjadi, bahkan aktifitas illegal driling di Kabupaten Batanghari seakan tak mampu dihentikan lantaran dugaan banyaknya aliran dana yang mengalir yang bersumber dari aktifitas illegal driling tersebut. (*/Eko/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Korban Penghinaan Gugat Ganti Rugi Rp 540 Juta di PN Tanjabtim

TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga

Hukum & Kriminal

Siap Lahirkan Advokat Tangguh, PKPA Angkatan I PERADI Bute Resmi Ditutup

BUNGO - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Bungo Tebo (Bute) yang bekerja sama dengan Pascasarjana

Berita Daerah

Eks Napiter Jambi Jalankan Ibadah Umrah, Apresiasi Program Pemprov Jambi Dapat Berkelanjutan

MEKKAH – Empat Eks Napiter Jambi akhirnya melaksanakan kegiatan umrah di tanah suci. Mitra binaan Satgaswil Jambi Densus 88 AT Polri ini dibiayai oleh Pem

Berita Daerah

Gelar Operasi Lilin 2025, Polres Tanjabbar Fokus Pengamanan Nataru dan Antisipasi Bencana

TANJABBAR – Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., bersama Wakil Bupati Tanjab Barat, Dr. H. Katamso SA, SE., ME., memimpin langs

Berita Daerah

Merayakan Natal Bersama Warga Binaan, Lapas Sarolangun Berharap Beri Dampak Positif

SAROLANGUN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sarolangun menggelar Perayaan Natal Bersama Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), bekerja sama dengan Yaya

Berita Daerah


Advertisement