BATANGHARI- Aktivitas ilegal drilling di Kabupaten Batanghari diduga belum tersentuh oleh aparat hukum. Eksploitasi minyak secara ilegal hingga kini belum terungkap, terutama aktor pemodal dibalik layar.
Informasi yang dihimpun di lapangan, kerusakan lingkungan yang semakin parah terus terjadi di beberapa titik lokasi illegal driling.
Diantaranya Desa Bungku dan Desa Jebak yang berada di wilayah Hutan Tahura yang terus diekploitasi.
Beberapa hari lalu, Desa Pompa Air Bungku Kecamatan Bajubang kabupaten Batanghari Kabupaten kembali mengalami kebakaran sumur illegal driling, yang sebelumnya lokasi illegal driling turut membakar lokasi penampungan minyak di Desa Jebak dalam Kawasan Hutan Tahura Senami.
Kebakaran sumur minyak ilegal yang terjadi di Simpang Wilayah Kerja Pertamina (WKP) Desa Pompa Air, terjadi pada Kamis 18 Januari 2024 lalu.
Dari video berdurasi 11 detik yang beredar, terlihat kepulan asap hitam membumbung tinggi, asap tersebut, diduga timbul akibat peristiwa kebakaran sumur minyak illegal.
" Gara-gara minyak murah gaes, di Pompa Air," singkat perekam video yang diunggah di medsos.
Sementara itu, Kapolres Batanghari AKBP Bambang Purwanto, mengatakan dalam grup WhatsApp Media Center Polres Batang Hari merespon singkat bahwa anggota sedang menuju lokasi untuk lakukan Lidik.
" Terima kasih rekan wartawan. Anggota sudah turun ke lokasi dan sudah lakukan lidik," tulisnya singkat.
Insiden dan kejadian Aktifitas illegal driling, bukan yang pertama kalinya terjadi, bahkan aktifitas illegal driling di Kabupaten Batanghari seakan tak mampu dihentikan lantaran dugaan banyaknya aliran dana yang mengalir yang bersumber dari aktifitas illegal driling tersebut. (*/Eko/nik)
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,