KUALATUNGKAL – Dari empat kasus korupsi yang masuk ke tahap penyidikan, dua diantaranya dilimpahkan ke Kejati Jambi. Pelimpahan ini cukup beralasan sebagaiman dituturkan Kasi Pidsus Kejari Kualatungkal, Budi Mulya Santoso.
Menurut Budi, kasus jaminan pelaksanaan garansi bank proyek pembangunan sarana air bersih 2009 lalu, merupakan bagian yang terpisahkan dengan kasus yang ditangani Kejati Jambi, yakni soal fisik pekerjaan.
Budi mengakui, Kejari Kualatungkal mendapat bagian menyidik jaminan garansi bank pada pelaksanaan. Namun, untuk menuntaskan kasus tersebut, akhirnya kasus garansi bank itu dialihkan ke Kejati Jambi.
Begitu juga dengan dugaan korupsi manipulasi pertambangan oleh PT Petrochina Ltd. Pihaknya kesulitan dalam melakukan koordinasi dengan pejabat pusat, lantaran perizinan Petrochina ada di pusat. Tak hanya itu, dua petinggi Petrochina yang berkaitan dengan kasus tersebut sudah berada di luar negeri.
“Karena keterbatasan itulah kita melimpahkan kasus ini ke Kejati Jambi,” timpal Budi dihadapan wartawan saat acara Pers Gathering Kejaksaan Negeri Kualatungkal, Kamis pagi.(*)
Editor : Andri Damanik
BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar
JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs