MUARASABAK - Pasca ditabrak kapal pontoon beberapa waktu lalu, Jembatan Muarasabak belum juga diperbaiki. Informasi yang dihimpun, terjadi pergeseran pada bangunan jembatan sekitar 14 centimeter.
Dipihak lain, setelah dilakukan pengecekan oleh Tim Under Water, ganti rugi dari insiden tersebut mencapai Rp 20 miliar.
Ambok Angke, salah seorang pengendara yang berhasil dibincangi Infotanjab mengeluhkan soal itu, pasalnya perbaikan jembatan urung dilakukan.
"Kalau memang sudah ada dananya, kenapa masih bertele-tele melakukan perbaikan, apa mau nunggu sampai roboh baru diperbaiki secara menyeluruh," ujarnya.
Dirinya juga mengaku was-was bila melewati jembatan tersebut. "Pemerintah harus tegas dan cepatlah bertindak, agar jembatan ini diperbaiki,"pintanya.(*)
Penulis : Joni Hartanto
Editor : Andri Damanik
BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar
JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs