Jokowi: Kelangkaan Minyak Goreng Tidak Boleh Dibiarkan Terlalu lama


Selasa, 15 Maret 2022 - 09:47:51 WIB - Dibaca: 886 kali

Presiden RI Joko Widodo saat mengecek ketersediaan minyak goreng di sejumlah pasar tradisional belum lama ini.(*/net) / HALOSUMATERA.COM

JAMBI - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan kelangkaan minyak goreng di pasaran tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Oleh karena itu, ia berjanji pemerintah akan mengambil tindakan secepatnya.

Hal tersebut ia sampaikan setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ketersediaan minyak goreng di sejumlah lokasi pasar dan toko swalayan di Yogyakarta, Minggu (13/3).

"Situasi ini -minyak goreng langka di pasar-  tidak boleh dibiarkan terlalu lama. Pemerintah akan mengambil jalan keluar selekasnya," tulisnya lewat akun resmi @jokowi yang diunggah pada Senin, (14/3) dilansir dari CNN Indonesia.

Dalam kicauan itu, Jokowi juga menyematkan video berisi kegiatan dirinya saat mengunjungi sejumlah swalayan dan pasar di Yogyakarta tersebut.

Terlihat ia tiba di satu minimarket dan langsung berjalan ke tempat minyak goreng. Namun ternyata, tak ada stok minyak goreng di sana. "Sejak kapan tidak ada?" tanya Jokowi kepada penjaga swalayan.

Penjaga swalayan itu lantas menjawab, "Baru tadi pagi, pak."

Jokowi kemudian menanyakan harga jual minyak goreng tersebut. "Kalau yang dua literan itu Rp 28 ribu, tapi kalau yang satu liter itu Rp 14 ribu," ucap penjaga swalayan itu.

Tak hanya ke swalayan, Jokowi juga melakukan sidak ke Pasar Beringharjo dan Pasar Sentul Yogyakarta. Di kedua pasar tersebut, harga minyak bervariasi, mulai dari Rp14 ribu per liter hingga Rp20 ribu per liter.

Sebelumnya, Jokowi dikabarkan akan mengambil keputusan soal kelangkaan dan kenaikan tajam harga minyak goreng usai ia menyelesaikan acara kemah dan pertemuan dengan para tokoh adat di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Hal itu disampaikan oleh Sekretariat Kabinet Pramono Anung. Ia menyebut keputusan diambil supaya permasalahan minyak goreng tak terus berlanjut.

"Hal ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama, sehingga dengan demikian direncanakan setelah kembali dari acara IKN ini, Presiden akan mengadakan rapat intern untuk segera memutuskan persoalan yang berkaitan dengan minyak goreng ini," jelasnya dalam pernyataan yang dikeluarkan di Jakarta, Minggu (13/3).(*/HS)

 

 

 

 

Sumber: CNN Indonesia




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Ajak Pelaku Usaha Berikan Data Akurat

?TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Pencanangan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang di

Advertorial

Memprihatinkan, Bupati Tanjabbar Bantu Pembangunan di Madrasah Syuhada UI Imam Desa Adi Purwa

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung kondisi Madrasah Diniyah Syuhada Ul Iman di Desa Adi Purwa, Kecamata

Advertorial

Tinjau Pekerjaan Jalur 2 Merlung, Bupati Minta Camat dan Warga Awasi Kendaraan Melebihi Tonase

TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Apbd 2025

TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta

Advertorial

1 Muharram 1448 H, Bupati Anwar Sadat Hadiri Haflah Tasyakur Al Baqiyatush Shalihat

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,

Advertorial


Advertisement