KRISIS LISTRIK DI TANJAB BARAT

Kata Budi Setiadi, Suplai Gas ke PLTG Telah Ditambah


Senin, 10 Agustus 2015 - 18:02:20 WIB - Dibaca: 4504 kali

Budi Setiadi, VP Kemitraan dan Hubungan Pemerintahan, PT Petrochina Ltd Saat Diwawancarai Wartawan, Senin (10/8) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – PT Petrochina mengklaim telah meningkatkan suplai gas ke PLTG Tanjungjabung Power (TJP). Hal ini dikatakan Budi Setiadi, VP Kemitraan dan Pemerintahan dikonfirmasi wartawan usai Paripurna HUT Tanjabbar ke -50 di DPRD Tanjabbar, Senin (10/8).

Menurut Budi, suplai gas ke PLTG  sekitar 2 MMSCF . Pihaknya berupaya terus meningkatkan suplai gas ke PLTG, mengingat semakin meningkatnya pertumbuhan penduduk di Tanjabbar.

“Komitmen kita hanya 3 MMSCF,” ujar Budi.

Katanya, menurunnya suplai gas ke PLTG bukanlah sabotase yang dilakukan perusahaan asal China ini, lantaran pemerintah setempat belum mengeluarkan izin baru terhadap tiga sumur migas Petrochina itu.

“Ini murni faktor alam, karena gas yang kita salurkan ke PLTG dari lapangan ripal,” tandasnya.

Ditambahkan dia, pihaknya akan berupaya lebih maksimal dalam meningkatkan suplai gas ke PLTG. “Ini sebagai wujud yang kami lakukan selaku kontraktor migas di Tanjabbar,” tandas dia.

Seperti diwartakan sebelumnya, pemadaman listrik yang terjadi belakangan ini dipicu rendahnya pasokan gas dari Petrochina Ltd ke PLTG Tanjungjabung Power. Betapa tidak, saat beban puncak, listrik yang terpasok dari PLTG hanya 12 MW.

Informasi yang dirangkum infotanjab.com, sebelum puasa, daya yang tersalurkan dari pembangkit bisa mencapai 12,8 MW.

Pemkab Tanjabbar, Petrochina Ltd, PLTG Tanjungjabung Power dan PLN Rayon Kualatungkal sempat menggelar rapat pada 9 Juni lalu. Hasilnya, Petrochina akan menambah pasokan gas antara 0,4 – 0,6 MMSCF ke PLTG. Sebelumnya, pasokan gas Petrochina ke PLTG hanya 2,5 – 2,6 MMSCF.

Penambahan gas akhirnya disanggupi Petrochina dan membuat surat ke Gubernur Jambi soal penambahan gas ke PLTG pada 29 Juni lalu.

Manager PLN Rayon Kualatungkal, M Arham Ginting, membenarkan, dalam sepekan terakhir PLTG TJP mengalami penurunan daya pada saat beban puncak. Hal ini disebabkan, rendahnya tekanan gas dari Petrochina.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pengamat Jambi Soroti Teror Air Keras kepada Aktivis, Ini Ancaman Sistematik dan Matinya Demokrasi

JAMBI - Baru baru ini teror air keras terhadap aktivis menjadi perhatian publik. Khusus di Jambi, Organisasi Kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, Ormas, jurna

Berita Daerah

Sempat Jadi Buron, DPO Kasus Narkoba di Tanjab Barat Berhasil Diringkus Polisi

TANJAB BARAT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial HI (29) yang te

Hukum & Kriminal

LMP Batanghari Ajak Semua Pihak Jaga Situasi Kondusif Jelang Idul Fitri 1447 H

BATANGHARI - Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Batanghari menyatakan komitmennya untuk turut serta membantu pemerintah dan aparat  dalam

Berita Daerah

Kapolda Jambi: Polri dan Pers Bagian Penting Menjaga Stabilitas Keamanan yang Kondusif

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan melibatkan masyarakat serta anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. Buka puasa bersama ini dig

Berita Daerah

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional


Advertisement