TANJABTIM (halosumatera.com) - Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim), Jambi telah menggelar rapat evaluasi pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19. Evaluasi ini digelar lantaran kembali bertambahnya angka kasus Covid-19 di Kabupaten Tanjabtim.
Kepala Dinas Pendidikan Tanjabtim, Junaedi Rahmad mengatakan, dari hasil evaluasi rutin yang dilakukan, tercatat dua kecamatan terpaksa harus kembali menunda kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Yakni kecamatan Geragai dan Muara Sabak Barat.
Dua Kecamatan tersebut masuk ke dalam wilayah yang mempunyai risiko tinggi. sehingga wilayah tersebut akan dievaluasi 14 hari ke depan.
"Tunda pembelajaran tatap mukanya, itu Kecamatan Geragai dan Kecamatan Muara Sabak Barat. Itu ditunda hingga evaluasi 14 hari kedepan,"ujar Kadis Pendidikan Tanjabtim, Junaedi Rahmad.
Meski perkembangan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tanjabtim menunjukkan tren membaik, sembilan kecamatan sisanya juga terus mendapat perhatian dari tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Tanjabtim.
Terkait pembelajaran di masa pandemi Covid-19, Dinas Pendidikan Tanjabtim telah melakukan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan protokol kesehatan.(*)
Pewarta: Eko Wijaya
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p