KUALATUNGKAL – Hingga saat ini belum ada kegiatan usaha yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Jabung Sakti. Bahkan, untuk memulainya pihak BUMD masih mengharapkan dari APBD.
Sekretaris Daerah Ambok Tuo mengakui jika Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) saat ini belum memiliki kegiatan apapun.
Kata Sekda, Direktur BUMD masih menyusun program kerja. Selain itu, BUMD saat ini belum mempunyai modal untuk memulai kegiatan.
"Sedang mengajukan anggaran dari APBD. APBD mau kita kucurkan, tapi dio (direktur BUMD) harus memberikan alasan dan analisa yang tepat,"terang Sekda.
Namun demikian, pemerintah mempersilahkan jika BUMD juga ingin mengajukan pinjaman ke Bank. Sebagai agunan pinjaman tersebut, diserahkan sepenuhnya kepada Direktur BUMD.
"Bisa agunkan SK BUMD atau bisa minta rekomendasi dari daerah sebagai penjamin. Ya artinya, itu terserah direkturnya," ungkap Ambok Tuo sembari menyarankan wartawan konfirmasi ke bagian ekonomi.
Tidak hanya soal BUMD, Sekda juga mengatakan hal yang sama saat ditanya mengenai 20 persen saham Pemkab di PT Tanjung Jabung Power.
" Itu juga tanya ke bagian ekonomi. Dia yang lebih paham. Kalau saya neh, sudah banyak lupanya," tukas Sekda.
Seperti diketahui, setahun lalu Pemkab telah melantik direktur BUMD. Namun, hingga saat ini, belum terlihat kemajuan dari Badan Usaha Milik Daerah tersebut.(*/eds)
Editor : It Redaksi
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata