KUALATUNGKAL - Penemuan ganja kering di dalam kotak Handphone Blackberry Curve oleh pegawai Pemkab Tanjabbar, Jumat lalu sempat geger. Atas inisiatif Kabag Umum Setda Tanjabbar, Zulhendra, penemuan barang haram tersebut akhirnya dilaporkan ke Polres Tanjabbar, Jumat (19/2).
Diwartakan sebelumnya, seorang pegawai dan dua oknum tenaga honor di Bagian Umum Setda Tanjabbar menemukan bingkisan berisi empat paket ganja yang tersimpan di kotak Hp BlackBerry curve dan tergeletak di Jalan Sriwijaya persisnya di depan Kantor Gapensi Tanjab Barat.
"Barang itu sudah kita laporkan dan serahkan ke polisi," sebut Zulhendra saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Jumat siang.
Ditempat yang sama, Joko salah satu PNS mengaku melihat langsung saat kedua orang temannya menemukan bingkisan berisi ganja tersebut.
Diceritakannya, temuan ini berawal saat dirinya bersama kedua temannya (Ahmad dan Budi) hendak ke kantor bupati. Saat melintas di depan Kantor Gapensi, mereka melihat sebuah bungkusan berbentuk kotak yang terbungkus kantong plastik warna hijau tergeletak di jalan.
Merasa penasaran, lantas kedua temannya sepakat untuk mengambil bungkusan tersebut dan membawanya ke kantor.
"Pas dibuka, ternyata isinya empat bungkus daun ganja," terangnya.(*)
Penulis : Son
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai