KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, Rabu malam (14/1/26). Batang As Pompong milik Ramadhan yang tertambat di Pedestrian Jalan Jerambah Anak Sungai, persis belakang rumahnya, nyaris saja digondol maling.
Kepada halosumatera.com, Jumat (16/1/26) mengaku Batang As Pompong miliknya hampir saja raib.
" Pagi saya lihat sudah tercabut separuh, untungnya gak hilang," kata Ramadhan kepada halosumatera.com.
Dikatakannya, aksi maling ini dilakukan persis di belakang rumah warga. Pelaku diduga melewati jalan pendestrian yang baru dibangun Dinas PUPR 2025 lalu.
" Hampir saja batang as pompong hilang di belakang rumah saya, tepat nya di jembatan belakang (Pendestrian) yang di bangun tahun 2025 lalu," ujar Ramadhan.
Kata dia, sebelum ada jembatan Pendestrian ini, Ramadhan mengaku tidak ada aksi maling. Lantaran pompong tertambat di jembatan, memudahkan maling melancarkan aksinya.
Warga lainnya juga menyayangkan, Jembatan Pendestrian malah mempermudah maling melancarkan aksinya.(*/Habsy)
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,