KUALATUNGKAL – Anggota DPRD Tanjabbar, Syafrizal Lubis mengatakan, kebijakan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanjabbar melanjutkan proyek GOR merupakan kebijakan sepihak. Pada pertemuan dengan Komisi III, Jumat lalu, tidak ada kesepakatan melanjutkan mega proyek tersebut.
Hal ini dikatakan Politisi dari Partai Golkar ini saat ditemui infotanjab.com, Sabtu (22/8).
“Tidak ada kesepakatan seperti itu, kita hanya hearing dan mempertanyakan realisasi kegiatan, termasuk proyek masterplan RS Jantung,” ujar Ogek sapaan akrabnya.
Menurutnya, apa yang disampaikan Kadis PU maupun Kabidkimrum, tak sejalan dengan hasil rapat pada Jumat pekan lalu.
Senada dikatakan J Simamora, Anggota DPRD dari Partai Demokrat. Sebaiknya, mega proyek yang tidak berskala prioritas jangan diluncurkan, apalagi proyek GOR tersebut hanya sebatas pondasi.
“Kalau bisa dipending saja,” tukasnya.
Sebagaimana dituturkan Kadis PU Tanjabbar, Ir Andi Achmad Nuzul, awalnya proyek GOR sempat ditunda karena khawatir berpolemik dikemudian hari. Setelah ada rapat dengan DPRD, akhirnya dilanjutkan dengan mengurangi anggarannya, dari Rp 10 miliar menjadi Rp 6 miliar.
“Sebentar lagi kita menjadi tuan rumah Porprov, daerah kita membutuhkan sarana olahraga,” ujar Andi Nuzul.(*)
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata