Obat Batuk Disalahgunakan untuk Mabuk-mabukan


Rabu, 10 Februari 2016 - 09:55:44 WIB - Dibaca: 3147 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

MUARASABAK – Di Kabupaten Tanjabtim,  obat batuk disalahgunakan remaja untuk  bahan penenang. Parahnya lagi, obat batuk Komix itu juga diracit dengan autan hanya untuk mabuk-mabukan.

Tak heran, jika bungkus komix ditemukan di tempat-tempat yang sering dijadikan tempat remaja berkumpul. Lebih dari itu, tumpukan komix juga sering ditemui di dalam perkebunan.

Informasi yang didapat, setelah mengkomsumsi komix dengan jumlah banyak, mereka akan nge-play layaknya orang yang telah mengkomsumsi narkotika.

Kabag Ops Polres Tanjabtim, Kompol Efi Rahmat, mengakui jika remaja di Tanjabtim sering melakukan mabuk komix. Hal itu, dibuktikan dengan seringnya ditemukan bungkus komix di tempat-tempat tertentu dengan jumlah banyak, oleh anggota kepolisian.

"Anggota patroli kita memang sering menemukan bungkus komix, itu katanya bisa memabukan," kata Efi Rahmat, Jumat (5/2).

Hanya saja, pihaknya belum menangkap tanggan, remaja yang sedang melakukan mabuk komix tersebut. Saat dilakukan patroli, remaja itu sudah melarikan diri.

“Makanya, saat dilakukan patroli hanya bungkus komix yang ditemukan. Tapi, berdasarkan informasi di lapangan, komix itu memang untuk mabuk, dengan cara mengkomsumsinya dalam jumlah banyak,” tandasnya.

Untuk itu, Kabag Ops juga meminta peran masyarakat dan orang tua, agar jangan ada lagi remaja yang menyalahgunakan obat batuk untuk mabuk-mabukan. Orang tua diminta untuk lebih mengawasi keluarga khususnya anak usia remaja.

"Kita juga nanti akan coba lakukan koordinasi dengan sekolah, agar memberikan pemahaman kepada peserta didik kita, karena memang kebanyakan yang menggunakan ini adalah anak sekolah," jelasnya.

Pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan Tanjabtim mengenai jual beli obat batuk tersebut. Artinya, pihaknya akan berupaya agar mabuk komix ini cepat dicegah.

"Ini harus dicegah secepatnya, makanya kita juga akan koordinasi dengan instansi terkait," tambahnya.

Sementara itu, Ijal salah satu pemilik toko kelontongan di Kecamatan Mendahara, mengaku jika memang ada remaja yang kerab membeli komix dengan jumlah banyak. Tapi, setelah mengetahui jika komix itu disalahgunakan dirinya tidak lagi melayani pembelian komix dengan jumlah banyak.

"Banyaklah (remaja) yang mau beli, tapi saya tidak kasih lagi," katanya.(*)

Penulis : Joni Hartanto

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial


Advertisement