Pekerjaan Tak Maksimal, Gedung Samsat di Tanjabbar Jadi Sorotan DPRD Provinsi


Minggu, 29 Mei 2022 - 21:10:14 WIB - Dibaca: 933 kali

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi Faisal Riza saat melakukan sidak di Gedung Samsat yang dibangun dengan dana Rp 6 miliar bersumber dari APBD Provinsi Jambi tahun 2021.(*/dok) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR|HALOSUMATERA – Pembangunan Gedung Kantor Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) PPD Tanjabbar mendapat sorotan. Proyek lanjutan yang menelan dana Rp 6,1 miliar bersumber dari APBD Provinsi Jambi tahun 2021 diduga dikerjakan asal jadi.

Hal ini terlihat adanya keretakan di dinding bangunan. Sejak dikerjakan, kantor inipun belum difungsikan.

Data yang dihimpun halosumatera.com, proyek ini dikerjakan  CV Linas Konstruksi, dengan konsultan supervise CV Bosco Consultant.

Terkait hal ini, kepada awak media, Kepala Unit Samsat Tanjung Jabung Barat, Teddy Pribadi menyebut jika pihaknya tidak mempunyai kapasitas mencampuri soal pembangunannya.

" Kita tidak punya kapasitas, kita cuma unit. Itu provinsi yang ngatur." Ujarnya kepada awak media baru-baru ini.

Diakuinya, memang sampai saat ini sejak selesai dibangun pihaknya belum menempati bangunan tersebut.

" Belum kita tempati, karena belum ada perintah. Karena kita menunggu perintah dari Jambi, " Katanya.

Ia mengatakan, bangunan yang telah menghabiskan anggaran miliaran rupiah tersebut dianggapnya masih banyak kekurangan. " Yang pasti kita belum siap untuk menepati karena agak ngeri, cuma kalau disuruh nempati, siap tidak siap harus ditempati," ungkapnya.

Disinggung dengan ada retak retak di bagian bangunannya, Teddy tidak berani berkomentar lebih jauh. “ Itu pihak Provinsi lah nantinya berkordinasi dengan dinas PUPR Provinsi Jambi,” tukasnya.

Waket DPRD Provinsi Kecewa

Sementara itu, Wakil ketua DPRD Provinsi Jambi Faisal Riza ST MM secara tiba tiba melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Proyek pembangunan gedung samsat tersebut, Rabu 11 Mei lalu.

Saat sidak, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi ini menemukan sebagian  hasil pembangunan proyek tahun 2021 lalu mengecewakan karena kondisi bangunan sudah banyak yang rusak.

Terkait temuan itu, Wakil ketua DPRD Provinsi Jambi ini meminta BPKP untuk lakukan audit terhadap proyek ini, karena kondisi bangunan hasilnya sangat mengecewakan, tidak selesai dan juga banyak retak-retak.

Menurut mantan Ketua DPRD Tanjabbar ini, kondisi bangunan harus dilakukan perbaikan lagi, selain itu kegiatan finishingnya juga seharusnya tidak rembes.

“ Ini terjadi rembes (bocor) kena air dan juga ada beberapa bagian pekerjaan tidak selesai seperti jendela. Kondisi pembangunan ini memang sangat memperihatinkan, kami meminta kepada Dinas PUPR Provinsi Jambi melakukan perbaikan sebelum gedung kantor ini di gunakan.

Ketua Komisi III Ikut Sidak

Tak hanya Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi, Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata juga turun ke lokasi pembangunan gedung samsat tersebut, Jumat 27 Mei 2022.

Ivan Wirata menyesalkan hasil proyek tersebut, mengingat banyaknya kerusakan pada struktur bangunan. Katanya secara kasat mata saja pengerjaan proyek terlihat amburadul. Dirinya menekankan pelaksanaan proyek ini tidak mengikuti spek.

"Di situ kami langsung mengecek dan secara kasat mata kami menganggap proyek tersebut harus banyak perbaikan. Oleh karena itu kerusakan-kerusakan yang ada di dalam proses masa pemeliharaan ini harus semuanya diperbaiki. Sesuai dengan apa yang ada di kontrak yang ada dispek," tegasnya saat dikonfirmasi awak media.

Iwan Wirata meminta pihak pelaksana segera memperbaiki gedung samsat tersebut, sehingga pada Juni mendatang perbaikan rampung.

" Kontraktor, termasuk pengawas dari PU baik konsultan pengawas itu betul-betul jangan main-main," katanya.

Dirinya mencontohkan, bagian kamar mandi pengerjaannya masih berantakan termasuk kunci-kuncinya belum siap. Ivan berjanji, akan mengecek bangunan ini pada Juli mendatang.

"Kami sangat menyesalkan hal tersebut terjadi, kontraktor harus ditindak tegas sesuai dengan aturan, kalau kami hanya selaku pengawasan dan saya sebagai komisi tiga berharap kejadian ini tidak terulang,” sesalnya.

Dikatakannya, gedung Samsat adalah gedung untuk mencari pendapatan bagi Provinsi Jambi. Artinya performa pelayanan gedung harus baik.(*/tim)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement