KUALATUNGKAL - Ada yang menarik dari pemilihan Ketua Yayasan Budhi Luhur Kualatungkal, periode 2017- 2022, Sabtu malam (8/4). Pemilihan Ketua yayasan sosial ini layaknya seperti pilkada, menggunakan kertas suara.
Menurut Ketua Panitia pemilihan, Tony Anjaya, ada tiga kandidat yang ikut dalam pemilihan ketua yayasan yang telah berusia 47 tahun ini.
Masing-masing kandidat adalah Budi Hartono, Hengly dan Asia. Ada 321 suara dalam pemilihan ketua yayasan Budhi Luhur tersebut.
Kata Tony, ketua terpilih dimenangkan Jhoni dengan perolehan suara 218 suara, kemudian diikuti kandidat Asia 56 suara dan Hengly memperoleh 40 suara.
" Pelantikan ketua terpilih akan dilakukan pada Sabtu mendatang (15/4)," ujar Tony.
Dikatakan, setelah pemilihan ini, ketua terpilih bersama tokoh masyarakat Tionghoa akan melengkapi struktur pengurus harian termasuk seksi-seksi.
Tony menambahkan, yayasan ini telah lama terbentuk di Kualatungkal dengan misi memberikan andil dan kepekaan sosial terhadap masyarakat di Kabupaten Tanjabbar khususnya di kalangan etnis Tionghoa.
Salah satu kepekaan sosial yang telah dicanangkan adalah keberadaan armada damkar yang siap siaga membantu masyarakat setiap insiden kebakaran di Kualatungkal dan sekitarnya.
Disamping itu, Yayasan Budhi Luhur juga turut andil memberikan bantuan sosial pada musibah lainnya.(*)
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar
JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada
JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun