TANJABBAR – Kanopi Pasar PJ Parit Satu Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat belakangan jadi sorotan. Pasalnya proyek yang menelan Rp 4 miliar include drainase ini roboh. Akhirnya material dibongkar dan dibawa ke Kantor PUPR Tanjabbar.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar Apridasman kepada halosumatera.com mengatakan penyebab robohnya Kanopi akibat Human Behavior (perilaku manusia).
Sayangnya pihaknya tidak melaporkan ke pihak berwajib. “Serahkan bae ke tuhan,” katanya menjawab WhatsApp halosumatera.com Rabu malam 22 Januari 2025.
Apridasman juga mengatakan, jika rangka besi kanopi dibawa ke PUPR untuk diperbaiki. Pihaknya tidak menggunakan pihak ketiga, perbaikan akan dilakukan tukang dari PUPR.
Menanggapi hal ini, Ketua LSM PETISI Tanjabbar Syarifuddin AR lebih menyoroti perencanaan proyek ini. Dia menilai kinerja konsultan perencanaan kurang maksimal dalam perencanaan proyek kanopi yang satu paket dengan pekerjaan drainase.
“Harusnya dikaji secara matang, terkait lokasi pembangunan kanopi yang berdekatan dengan pertokoan, karena banyak mobil yang keluar masuk. Dan kondisi angin kencang yang berdekatan dengan laut. Kemudian kualitas besinya harusnya tebal berapa mili,” kata Syarifuddin.
Syarifuddin mengaku, dua tahun lalu dia sempat mengkritik pembangunan drainase dan kanopi tersebut. Proyek yang dianggarkan Rp 4 miliar dari Dinas PUPR Tanjabbar terbilang fantastis.
“Yak arena dijadikan satu paket itu. Jadi perincian untuk kanopi itu berapa anggarannya dan drainase juga berapa. Ini kan dijadikan satu paket pekerjaan. Kembali ke soal perencanaan, saya menilai kurang matang,” ujar Udin Codet sapaan akrabnya.
Terkait perbaikan yang akan dilakukan Dinas PUPR, Syarifuddin mengatakan boleh-boleh saja. “Kalau jaminan pemeliharaan dari kontraktornya sudah habis. Kemungkinan karena ini belum diserahkan ke dinas terkait masih tanggungjawab PUPR, makanya diperbaiki. Boleh saja menggunakan dana swakelola lainnya, karena itu kan masih ada di ruas jalan kabupaten,” jelas Syarifuddin.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kanopi ini dibangun pada 2022 dengan pagu Rp 4 miliar satu paket dengan pembangunan drainase. Pelaksana proyek ini adalah CV Jasa Mulia Indah, dan konsultan pengawas CV. Setindo Karya Konsultan.(*/nik)
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata
TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini