Perencanaan Kanopi Parit Satu Kurang Matang, Syarifuddin AR Sorot Kinerja Konsultan Perencanaan


Kamis, 23 Januari 2025 - 09:54:03 WIB - Dibaca: 688 kali

Ketua LSM PETISI Tanjabbar Syarifuddin AR.(ist) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR – Kanopi Pasar PJ Parit Satu Kualatungkal, Kabupaten Tanjungjabung Barat belakangan jadi sorotan. Pasalnya proyek yang menelan Rp 4 miliar include drainase ini roboh. Akhirnya material dibongkar dan dibawa ke Kantor PUPR Tanjabbar.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar Apridasman kepada halosumatera.com mengatakan penyebab robohnya Kanopi akibat Human Behavior (perilaku manusia).

Sayangnya pihaknya tidak melaporkan ke pihak berwajib. “Serahkan bae ke tuhan,” katanya menjawab WhatsApp halosumatera.com Rabu malam 22 Januari 2025.

Apridasman juga mengatakan, jika rangka besi kanopi dibawa ke PUPR untuk diperbaiki. Pihaknya tidak menggunakan pihak ketiga, perbaikan akan dilakukan tukang dari PUPR.

Menanggapi hal ini, Ketua LSM PETISI Tanjabbar Syarifuddin AR lebih menyoroti perencanaan proyek ini. Dia menilai kinerja konsultan perencanaan kurang maksimal dalam perencanaan proyek kanopi yang satu paket dengan pekerjaan drainase.

“Harusnya dikaji secara matang, terkait lokasi pembangunan kanopi yang berdekatan dengan pertokoan, karena banyak mobil yang keluar masuk. Dan kondisi angin kencang yang berdekatan dengan laut. Kemudian kualitas besinya harusnya tebal berapa mili,” kata Syarifuddin.

Syarifuddin mengaku, dua tahun lalu dia sempat mengkritik pembangunan drainase dan kanopi tersebut. Proyek yang dianggarkan Rp 4 miliar dari Dinas PUPR Tanjabbar terbilang fantastis.

“Yak arena dijadikan satu paket itu. Jadi perincian untuk kanopi itu berapa anggarannya dan drainase juga berapa. Ini kan dijadikan satu paket pekerjaan. Kembali ke soal perencanaan, saya menilai kurang matang,” ujar Udin Codet sapaan akrabnya.

Terkait perbaikan yang akan dilakukan Dinas PUPR, Syarifuddin mengatakan boleh-boleh saja. “Kalau jaminan pemeliharaan dari kontraktornya sudah habis. Kemungkinan karena ini belum diserahkan ke dinas terkait masih tanggungjawab PUPR, makanya diperbaiki. Boleh saja menggunakan dana swakelola lainnya, karena itu kan masih ada di ruas jalan kabupaten,” jelas Syarifuddin.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kanopi ini dibangun pada 2022 dengan pagu Rp 4 miliar satu paket dengan pembangunan drainase. Pelaksana proyek ini adalah CV Jasa Mulia Indah, dan konsultan pengawas CV. Setindo Karya Konsultan.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Proyek Pintu Air Rp 4 M Disorot Sejak Tender, Kini Sedang di Audit BPK RI?

TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber

Berita Daerah

Pemprov Jambi Terbitkan SE Perayaan Malam Tahun Baru 2026, Salah Satunya Larangan Pesta Kembang Api

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P

Berita Daerah

Korban Penghinaan Gugat Ganti Rugi Rp 540 Juta di PN Tanjabtim

TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga

Hukum & Kriminal

Siap Lahirkan Advokat Tangguh, PKPA Angkatan I PERADI Bute Resmi Ditutup

BUNGO - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Bungo Tebo (Bute) yang bekerja sama dengan Pascasarjana

Berita Daerah

Eks Napiter Jambi Jalankan Ibadah Umrah, Apresiasi Program Pemprov Jambi Dapat Berkelanjutan

MEKKAH – Empat Eks Napiter Jambi akhirnya melaksanakan kegiatan umrah di tanah suci. Mitra binaan Satgaswil Jambi Densus 88 AT Polri ini dibiayai oleh Pem

Berita Daerah


Advertisement