TANJAB BARAT - PT Bintang Selamanya yang beroperasi di Desa Tungkal I Kecamatan Tungkal Ilir memberikan sumbangsih dengan membangun Masjid di wilayah Desa Tungkal I. Masjid yang akan dibangun ini akan diberi nama Masjid Nurhadi.
Masjid ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh karyawan PT Bintang Selamanya yang beragama muslim maupun warga setempat.
Upaya pihak perusahaan tersebut, merupakan komitmen dan kepedulian perusahaan terhadap warga masyarakat yang selama ini mendambakan sebuah Masjid.
Direktur PT Bintang Selamanya, Hadi Tan kepada mengatakan, pihaknya sengaja membangun Masjid di luar areal perusahaan karena ingin memberikan kemudahan kepada masyarakat muslim sekitar untuk beribadah.
" Kita sengaja membangun Masjid di bagian luar perusahaan agar masyarakat sekitar juga bisa menggunakannya. Dengan dibangunnya Masjid ini, nantinya masyarakat muslim yang berada di sekitar perusahaan, termasuk karyawan muslim tidak perlu lagi menempuh perjalanan yang cukup jauh untuk beribadah,” ujarnya, Senin (22/4/24)
Hadi Tan mengungkapkan, sebelum Masjid dibangun, pihaknya sudah mengukur arah kiblat.
"Penentuan arah kiblat sudah dilakukan oleh ulama dan tokoh agama beberapa waktu lalu," ungkapnya.
Saat ini, lanjut Hadi Tan, proses pembangunan sudah berjalan dan sedang dalam proses pemasangan tiang pancang.
"Pemasangan tiang pancang ini berguna untuk memperkokoh rangkaian konstruksi cakar ayam yang digunakan sebagai pondasi masjid tersebut," pungkasnya.
Untuk diketahui, PT Bintang Selamanya merupakan sebuah perusahaan yang bergerak pada usaha pengolahan pinang yang berada di wilayah Desa Tungkal I, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjab Barat, Provinsi Jambi.
Di perusahaan ini ada ratusan karyawan yang bekerja dalam proses pengolahan pinang, dari mulai penyortiran, pengemasan hingga pinang siap di ekspor ke berbagai negara.
Apresiasi dari Tokoh Agama
Salah satu tokoh agama di Kuala Tungkal mengapresiasi PT Bintang Selamanya yang berencana membangun masjid di luar areal perusahaannya.
“Alhamdulillah, semoga masjid ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat dalam beribadah ataupun aktifitas kegiatan keagamaan lainnya,” kata Pimpinan Pondok Pesantren Al-Qur'an As-Syatibi, Ustad H. Zakaria Anshori.
Ustad H. Zakaria Anshori mengatakan, hal positif yang dilakukan oleh pimpinan PT Bintang Selamanya ini perlu diapresiasi.
Sedari dulu Kuala Tungkal terkenal dengan toleransi dan saling bantu. Lembaga pendidikan tertua di Kuala Tungkal yakni Perguruan Hidayatul Islamiah (PHI) ketika pendiriannya tahun 1936 juga dibantu seorang pengusaha Tionghoa yang bernama Tang Ke Tong.
“Artinya guru-guru tua kita seperti KH Daud Arif pun menerima hal tersebut," ujarnya.
Menurut Ustad H. Zakaria Anshori, siapa yang mampu membangun Masjid berarti sudah melakukan investasi untuk kehidupannya di akhirat kelak.
“Alhamdulillah PT Bintang Selamanya telah melakukannya,” tuturnya.
Ia juga berharap kepada masyarakat sekitar dapat memiliki rasa tanggung jawab untuk menjaga fasilitas setelah perusahaan menuntaskan proses pembangunan Masjid tersebut.
“Semoga keberadaan masjid ini bisa menabur kebaikan, memberikan keindahan disekitarnya dan menjadi bintang yang bercaha
ya yang menerangi," imbuhnya.(*/Eko/nik)
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber
JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P
TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga
BUNGO - Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) Angkatan Pertama yang diselenggarakan oleh DPC PERADI Bungo Tebo (Bute) yang bekerja sama dengan Pascasarjana
MEKKAH – Empat Eks Napiter Jambi akhirnya melaksanakan kegiatan umrah di tanah suci. Mitra binaan Satgaswil Jambi Densus 88 AT Polri ini dibiayai oleh Pem