Pesawat Radio Komunikasi Raib di Mobil Damkar yang Terparkir di Kantor


Kamis, 03 Desember 2015 - 10:33:45 WIB - Dibaca: 2525 kali

Armada Damkar Nomor Dua Ini Kehilangan Satu Unit Pesawat Radio Komunikasi (IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Kantor Badan Penanggulan Bencana dan Kebakaran Tanjabbar kehilangan satu unit pesawat radio komunikasi. Padahal di kantor ini  ada petugas jaga yang dijadwalkan secara bergantian.

Selain ada petugas piket yang selalu berjaga dengan sistem aplusan, kantor ini dilengkapi dengan kamera pengintai atau cctv.

Informasi yang diperoleh, BPBK Tanjab Barat kehilangan satu unit pesawat radio komunikasi yang berada dalam mobil pemadam kebakaran nomor dua. Peristiwa ini terjadi sekitar hari Jumat (27/11) lalu, saat pergantian atau serah terima jadwal jaga atau piket.

Namun sayangnya, Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Tanjab Barat, Saefuddin, SH saat ditemui Rabu (2/12) tidak berada di kantor.

Kejadian ini terkesan ditutup-tutupi, pasalnya salah satu kabid di kantor itu mengaku tidak tahu menahu soal kehilangan radio komunikasi ini. Kabid ini  terkesan mengelak dengan melemparkan ke Seketaris, dengan memerintahkan salah satu stafnya untuk menunjukkan ruang kerja Sekretaris.

Begitu juga dengan Seketaris BPBK, Purwadi, terkesan enggan untuk melayani pertanyaan wartawan. Bahkan dirinya menyuruh salah satu stafnya untuk menghubungi langsung Kaban BPBK.

"Langsung dengan Pak Kaban saja,"ujar salah seorang staf.

Sementara itu, Kapolsek Tungkal Ilir, Iptu Benny Pornika belum menerima laporan resmi dari BPBK Tanjabbar, soal kehilangan pesawat radio komunikasi di mobil damkar.

"Sejauh ini, baik dari pak Kabannya ataupun stafnya belum ada yang melaporkan kejadian ini ataupun berkoordinasi dengan kita,"terang Benny dihubungi via telepon, Rabu (2/12).

Beny juga mengaku kaget dan baru mendengar adanya kejadian ini. "Aneh juga rasanya kalau pesawat atau radio komunikasi di dalam mobil bisa hilang. Sementara kalau di Damkar itu ada petugas piket yang selalu berjaga, bahkan kamera cctv juga ada, kenapa masih bisa kecolongan,"cetusnya.(*)

Penulis : Lian

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement