Polda Jambi Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Ujaran Kebencian Kian Meningkat


Kamis, 26 Februari 2026 - 22:14:09 WIB - Dibaca: 229 kali

Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan mengundang unsur Forkompimda Provinsi Jambi, tokoh agama, ormas, OKP dan insan pers, Kamis (26/2/26). / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan mengundang unsur Forkompimda Provinsi Jambi, tokoh agama, ormas, OKP dan insan pers, Kamis (26/2/26). Acara ini digelar di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai.

Hadir dalam acara Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, S.I.K.,M.H; Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali,  S.I.K., S.H, Para PJU Polda Jambi; Unsur Forkopimda; Tokoh Masyarakat; Okp dan Ormas; Okp Cipayung Plus; Insan Pers; Serikat pekerja/Buruh dan tamu undangan lainnya.

Kapolda Jambi yang diwakili oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali, S.I.K., menuturkan Ramadhan adalah bulan pendidikan rohani, bulan yang mendidik tentang kejujuran, kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama.

“ Di bulan inilah kita dilatih untuk tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan emosi, menjaga lisan, serta memperkuat komitmen moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Wakapolda Jambi.

Dikatakan Jenderal Bintang Satu ini, Kamtibmas yang kondusif bukan hanya lahir dari penegakan hukum, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya.

“ Secara umum, situasi kamtibmas di Provinsi jambi sampai dengan saat ini dalam keadaan relatif aman dan terkendali. Stabilitas ini tentu bukan  yang terjadi dengan sendirinya, melainkan hasil dari kerja,” tukas Brigjen B. Ali.

Dikatakan Wakapolda Jambi, saat ini kondis dinamika sosial terus berkembang, tentunya tantangan ke depan tidak semakin ringan.

“ Perkembangan teknologi informasi menghadirkan ruang baru yang harus kita kelola bersama,” kata Wakapolda Jambi.

Wakapolda Jambi juga menggaris bawahi, penyebaran ujaran kebencian, dan provokasi di media sosial saat ini dapat dengan cepat mempengaruhi persepsi publik dan berita bohong, berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.

Di Bulan Ramadhan ini, lanjut Brigjen Ali, aktivitas masyarakat meningkat, mulai dari kegiatan ibadah, pasar takjil, peningkatan mobilitas, hingga persiapan menjelang Idul Fitri. Hal ini tentu memerlukan pengamanan yang lebih intensif dan pendekatan yang humanis.  

“ Oleh karena itu, Polri tidak dapat bekerja sendiri. Tanggung jawab kolektif, keamanan adalah sinergitas antara pemerintah Daerah, TNI, POLRI, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Ormas, OKP, dan media menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah,” ujarnya.

Diakhis sambutannya, Wakapolda Jambi mengatakan, bahwa pelaksanaan buka puasa bersama pada hari ini memiliki makna yang sangat strategis dan mendalam, yaitu meningkatkan silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas, meningkatkan keakraban dan kekompakan semua unsur yang ada. Dan tak kalah pentingnya, semakin meningkatkan semangat beribadah dan motivasi untuk berpuasa.

“ Mari jadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk memperbaiki niat, memperkuat integritas, dan kepada meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat,” tutup Wakapolda Jambi.

Terpisah, Ustadz Panca, S.Pd., M.Pd dalam ceramahnya menuturkan, sebagai panutan umat, Rasulullah Muhammad SAW telah mengajarkan sikap-sikap mulia yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, seperti dalam hubungan sosial, ekonomi, kepemimpinan, dan juga hubungan pribadi dengan Allah.

Sifat Nabi Muhammad SAW saat berpuasa ditandai dengan peningkatan intensitas ibadah (lebih dermawan, tadarus Al-Qur'an), kesederhanaan dalam berbuka (kurma/air), menjaga lisan dan perbuatan dari dosa, serta disiplin mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.

“ Beliau juga meningkatkan ketaatan, itikaf, dan memperbanyak sedekah. Beliau menjadikan Ramadhan sebagai momen untuk meningkatkan ketaatan, memperkuat kesabaran, dan meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah,” kata Ustadz Panca.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial


Advertisement