Polda Jambi Ajak Semua Pihak Jaga Kamtibmas di Bulan Ramadhan, Ujaran Kebencian Kian Meningkat


Kamis, 26 Februari 2026 - 22:14:09 WIB - Dibaca: 151 kali

Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan mengundang unsur Forkompimda Provinsi Jambi, tokoh agama, ormas, OKP dan insan pers, Kamis (26/2/26). / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan mengundang unsur Forkompimda Provinsi Jambi, tokoh agama, ormas, OKP dan insan pers, Kamis (26/2/26). Acara ini digelar di Aula Lantai 3 Gedung Siginjai.

Hadir dalam acara Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar, S.I.K.,M.H; Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali,  S.I.K., S.H, Para PJU Polda Jambi; Unsur Forkopimda; Tokoh Masyarakat; Okp dan Ormas; Okp Cipayung Plus; Insan Pers; Serikat pekerja/Buruh dan tamu undangan lainnya.

Kapolda Jambi yang diwakili oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol B. Ali, S.I.K., menuturkan Ramadhan adalah bulan pendidikan rohani, bulan yang mendidik tentang kejujuran, kesabaran, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap sesama.

“ Di bulan inilah kita dilatih untuk tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan emosi, menjaga lisan, serta memperkuat komitmen moral dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Nilai-nilai itulah yang sesungguhnya menjadi fondasi utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” kata Wakapolda Jambi.

Dikatakan Jenderal Bintang Satu ini, Kamtibmas yang kondusif bukan hanya lahir dari penegakan hukum, tetapi juga dari kualitas moral dan spiritual masyarakatnya.

“ Secara umum, situasi kamtibmas di Provinsi jambi sampai dengan saat ini dalam keadaan relatif aman dan terkendali. Stabilitas ini tentu bukan  yang terjadi dengan sendirinya, melainkan hasil dari kerja,” tukas Brigjen B. Ali.

Dikatakan Wakapolda Jambi, saat ini kondis dinamika sosial terus berkembang, tentunya tantangan ke depan tidak semakin ringan.

“ Perkembangan teknologi informasi menghadirkan ruang baru yang harus kita kelola bersama,” kata Wakapolda Jambi.

Wakapolda Jambi juga menggaris bawahi, penyebaran ujaran kebencian, dan provokasi di media sosial saat ini dapat dengan cepat mempengaruhi persepsi publik dan berita bohong, berpotensi menimbulkan gesekan di tengah masyarakat.

Di Bulan Ramadhan ini, lanjut Brigjen Ali, aktivitas masyarakat meningkat, mulai dari kegiatan ibadah, pasar takjil, peningkatan mobilitas, hingga persiapan menjelang Idul Fitri. Hal ini tentu memerlukan pengamanan yang lebih intensif dan pendekatan yang humanis.  

“ Oleh karena itu, Polri tidak dapat bekerja sendiri. Tanggung jawab kolektif, keamanan adalah sinergitas antara pemerintah Daerah, TNI, POLRI, Tokoh Agama, Tokoh Adat, Ormas, OKP, dan media menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas daerah,” ujarnya.

Diakhis sambutannya, Wakapolda Jambi mengatakan, bahwa pelaksanaan buka puasa bersama pada hari ini memiliki makna yang sangat strategis dan mendalam, yaitu meningkatkan silaturahmi, meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas, meningkatkan keakraban dan kekompakan semua unsur yang ada. Dan tak kalah pentingnya, semakin meningkatkan semangat beribadah dan motivasi untuk berpuasa.

“ Mari jadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk memperbaiki niat, memperkuat integritas, dan kepada meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat,” tutup Wakapolda Jambi.

Terpisah, Ustadz Panca, S.Pd., M.Pd dalam ceramahnya menuturkan, sebagai panutan umat, Rasulullah Muhammad SAW telah mengajarkan sikap-sikap mulia yang dapat diterapkan dalam berbagai situasi, seperti dalam hubungan sosial, ekonomi, kepemimpinan, dan juga hubungan pribadi dengan Allah.

Sifat Nabi Muhammad SAW saat berpuasa ditandai dengan peningkatan intensitas ibadah (lebih dermawan, tadarus Al-Qur'an), kesederhanaan dalam berbuka (kurma/air), menjaga lisan dan perbuatan dari dosa, serta disiplin mengakhirkan sahur dan menyegerakan berbuka.

“ Beliau juga meningkatkan ketaatan, itikaf, dan memperbanyak sedekah. Beliau menjadikan Ramadhan sebagai momen untuk meningkatkan ketaatan, memperkuat kesabaran, dan meningkatkan kepedulian sosial melalui sedekah,” kata Ustadz Panca.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pengamat Jambi Soroti Teror Air Keras kepada Aktivis, Ini Ancaman Sistematik dan Matinya Demokrasi

JAMBI - Baru baru ini teror air keras terhadap aktivis menjadi perhatian publik. Khusus di Jambi, Organisasi Kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, Ormas, jurna

Berita Daerah

Sempat Jadi Buron, DPO Kasus Narkoba di Tanjab Barat Berhasil Diringkus Polisi

TANJAB BARAT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial HI (29) yang te

Hukum & Kriminal

LMP Batanghari Ajak Semua Pihak Jaga Situasi Kondusif Jelang Idul Fitri 1447 H

BATANGHARI - Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Batanghari menyatakan komitmennya untuk turut serta membantu pemerintah dan aparat  dalam

Berita Daerah

Kapolda Jambi: Polri dan Pers Bagian Penting Menjaga Stabilitas Keamanan yang Kondusif

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan melibatkan masyarakat serta anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. Buka puasa bersama ini dig

Berita Daerah

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional


Advertisement