HALOSUMATERA.COM, MUNTOK – Pelaku pembuangan bayi perempuan di Dusun Rumpis, Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat (Babar), ternyata oknum polisi.
Sebelumnya, warga setempat gempar dengan penemuan bayi yang masih bertali pusar, Jumat (20/10). Bayi yang diperkirakan berusia dua hari itu, tergeletak dalam kardus di kebun singkong.
Pelaku pembuangan bayi ternyata tak lain ayah kandungnya sendiri, salah seorang anggota polisi berinisial Z berpangkat Bripda yang bertugas di Polres Babar.
Diberitakan Belitongekspres.co.id, Kapolres Babar, AKBP Agus Siswanto menyatakan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait proses hukum yang akan diberikan kepada oknum tersebut.
“Selanjutnya proses internal yakni kode etik akan segera digelar, dengan ancaman paling tinggi dipecat dari kepolisian,” ujar AKBP Agus, di ruang kerjanya, Senin (25/10).
Dia menyampaikan bahwa kedua belah pihak bersama-sama mengambil kesepakatan untuk menikah, sebab kedua orang tua dari bayi tersebut berstatus belum menikah.
“Jadi untuk pelaku sudah menikahi perempuannya atau pasangannya, kebetulan tidak ada halangan yang sah. Jadi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku sudah menikah,” katanya.
Sementara itu, diketahui dari Kapolres Babar, pelaku Z sudah sangat menyesali perbuatannya dan ingin bertanggungjawab penuh atas anak dan istrinya.
Diberitakan sebelumnya, warga Dusun Rumpis, Desa Berang, Kecamatan Simpang Teritip, digeger dengan penemuan bayi masih bertali pusar, Jum’at (20/8).
Dari sebuah video berdurasi 27 detik yang himpun Babel Pos, bayi tersebut ditemukan beberapa ibu-ibu. (gw)
Sumber: www.fin.co.id
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau
TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,
TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber