Polisi di Riau Ini Gendong Kakek 70 Tahun di Tengah Banjir


Kamis, 12 November 2020 - WIB - Dibaca: 1188 kali

Aipda Ikhsan Lutfi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kasai bersama Babinsa setempat Mengevakuasi seorang Kakek Berusia 70 Tahun yang Sedang Sakit di Tengah Banjir.(*/foto:net) / HALOSUMATERA.COM

INDRAGIRI HULU - Curah hujan tinggi membuat Sungai Batang Cenaku di Kabupaten Indragiri Hulu meluap. Ratusan rumah warga di bantaran sungai terendam air dengan kedalaman hingga dua meter.

Berdasarkan data dari Polres Indragiri Hulu, setidaknya ada 400 rumah warga di Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Siberida terendam banjir. Air mulai masuk rumah sejak Selasa malam, 10 November 2020.

Paur Humas Polres Indragiri Hulu Aipda Misran menyebut polisi dan TNI turun mengarungi banjir untuk membantu evakuasi barang milik warga dan ternak. Petugas juga membantu evakuasi warga yang ingin meninggalkan rumah.

Seperti yang dilakukan oleh Aipda Ikhsan Lutfi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pangkalan Kasai. Bersama Babinsa Serma Nasarudin keduanya mengarungi banjir setinggi leher orang dewasa menuju sebuah rumah.

"Petugas mengevakuasi Pak Paimin, warga RT 044/RW 007 Pangkalan Kasai," kata Misran, Rabu siang, 11 November 2020, dikutip dari liputan6.com.

Saat evakuasi, Aipda Ikhsan Lutfi harus menggendong Paimin di bahunya. Pasalnya, korban banjir yang berusia 70 tahun itu tidak bisa berjalan dan sudah lama sakit.

"Pak Paimin ini lumpuh sehingga harus dievakuasi karena air sudah masuk ke rumah," kata Misran.

Beruntung saja, Aipda Ikhsan Lutfi tidak terlalu lama menggendong Paimin karena jarak rumah cukup dekat dengan jalan raya. Sampai di pinggir jalan, Pak Paimin naik mobil untuk dibawa ke rumah kerabatnya.

"Polisi siap membantu warga terdampak banjir lainnya, mudah-mudahan airnya surut," kata Misran.

Sebelum banjir ini, Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi pada Senin lalu sudah mengingatkan potensi bencana alam di Indragiri Hulu. Pasalnya, daerah itu dibelah sungai sehingga rawan banjir karena curah hujan tinggi.

Agung menyebut potensi bencana alam meningkat karena beberapa daerah di Riau terdampak fenomena La Nina. Seperti Kabupaten Kampar, Rokan Hilir, dan Kuantan Singingi.

"Termasuk Rengat, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru," ucap Agung.

Agung sudah menggelar apel pasukan sebagai pertanda Riau Siaga Banjir. Ada 1.300 personel gabungan TNI, Polri dan pemerintah dilibatkan mengantisipasi serta menanggulangi bencana.(*)

Sumber: liputan6.com




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement