KUALATUNGKAL - Pompong warga Pulau Kijang yang bertambat di Dermaga LASDP tenggelam, Rabu pagi. Untungnya, pompong berukuran dibawah 7 GT ini masih terikat di salah satu tambatan dermaga dan tidak hanyut.
Diprediksi, pompong ini ditinggalkan pemiliknya sejak Selasa sore (30/10). Pagi tadi, saat air pasang, pompong terjepit ke bawah dermaga, dan tenggelam.
"Katanya yang punya orang Pulau Kijang, jual Kopra dan Pinang ke Tungkal. Dari sore kemarin pompongnya nambat di LASDP," kata Zuliardi salah satu pengurus Speedboat di Pelabuhan Ampera yang sempat mengabadikan foto pompong tenggelam ini, Rabu pagi.

Zuliardi tak mengetahui persis pompong itu bisa tenggelam. Menurut dia, lantaran tali terlalu pendek, sehingga tersuruk ke bawah dermaga. Saat air pasang, pompong terjepit dan terendam air.
"Tunggu air surut baru bisa airnya dikeluarkan. Mesinnya terendam juga itu, harus dibongkar dulu itu," ujarnya.
Kata Zuliardi, pagi tadi petugas kepolisian sempat datang ke lokasi, mengecek pompong yang tenggelam. Sementara pemilik pompong, belum berhasil dimintai keterangan.(*)
Editor : Tim Redaksi
BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar
JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs