Puluhan Peti Kayu Kuno Mumi Kembali Ditemukan di Mesir


Minggu, 04 Oktober 2020 - WIB - Dibaca: 1469 kali

Peti Kayu Kuno Berisi Mumi yang Terawetkan dengan Baik Ditemukan Beberapa Pekan Terakhir di Mesir.(*/CNN Indonesia) / HALOSUMATERA.COM

MESIR - Arkeolog di Mesir menemukan 59 peti mati kayu kuno atau sarkofagus berisi mumi berusia 2.500 tahun yang terkubur dan terawetkan dengan baik.

Peti-peti ini digali dan ditemukan dalam beberapa minggu terakhir dan baru diumumkan pada Sabtu (3/10), sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia.

Ketika salah satu sarkofagus dibuka, tampak tubuh mumi yang dibungkus kain pemakaman yang bertuliskan hieroglif dalam warna-warna cerah. Sarkofagus kuno itu sendiri dipenuhi hiasan.

Penemuan dramatis itu digali di selatan Kairo di kuburan Saqqara yang luas, pekuburan ibu kota Mesir kuno Memphis, sebuah situs Warisan Dunia UNESCO.

"Kami sangat senang dengan penemuan ini," kata Mostafa Waziri, sekretaris jenderal Dewan Purbakala Tertinggi seperti dikutip AFP.

Sebelumnya tiga pekan lalu, tim sudah mengumumkan temuan 13 peti mati kuno. Mereka lantas menemukan lebih banyak lagi peti setelah menggali lebih dalam di kedalaman hingga 12 meter (40 kaki).

Diperkirakan sejumlah peti mati tambahan yang belum diketahui masih terkubur di sana. Menteri Pariwisata dan Barang Antik Mesir, Khaled al-Anani, mengatakan di situs temuan sarkofagus itu, dekat dengan piramida Djoser yang berusia 4.700 tahun.

"Jadi hari ini bukan akhir dari penemuan, saya anggap itu awal dari penemuan besar," ujarnya.

Peti mati, yang disegel lebih dari 2.500 tahun yang lalu, berasal dari Periode Akhir Mesir kuno, dari sekitar abad keenam atau ketujuh SM, tambah menteri itu.

Penggalian di Saqqara dalam beberapa tahun terakhir telah menemukan banyak artefak, mumi ular, burung, kumbang scarab, dan hewan lainnya.

Penemuan peti mati itu adalah pengumuman besar pertama sejak wabah Covid-19 di Mesir. Pandemi ini telah menyebabkan penutupan museum dan situs arkeologi selama sekitar tiga bulan mulai akhir Maret.

Anani mengatakan semua peti mati itu akan dibawa ke Museum Besar Mesir (GEM) yang akan segera dibuka di dataran tinggi Giza.

Mesir berharap kesibukan penemuan arkeologi dalam beberapa tahun terakhir dan GEM akan meningkatkan sektor pariwisata vital negara itu. Pasalnya, Mesir telah mengalami banyak guncangan sejak pemberontakan Musim Semi Arab 2011 hingga pandemi Covid-19.*/HS)

Sumber: CNN Indonesia




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement