Rakerda APDESI se Provinsi Jambi, Romi: Perlu Regulasi agar Kades Tidak Takut Bekerja


Sabtu, 22 Januari 2022 - 16:25:01 WIB - Dibaca: 1080 kali

Rakerda APDESI se Provinsi Jambi Dihelat di di Gedung PKK Kabupaten Tanjabtim, Sabtu (22/1/22) pagi.(*/ist) / HALOSUMATERA.COM

TANJABTIM (HS) – Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Jambi menggelar rapat kerja daerah di Gedung PKK Kabupaten Tanjabtim, Sabtu (22/1/22) pagi.

Rakorda APDESI kali ini mengusung tema “Tidak Ada Kemuliaan Tanpa Persatuan”.

Hadir dalam acara, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M. Pdi, Bupati Tanjab Timur H. Romi Hariyanto, S.E, Asisten I Provinsi Jambi Drs. Apani Saharudin, Kaban Bappeda Provinsi Jambi Doni Raja, Kaban Bakeuda Provinsi Jambi Agus Pirngadi, Kepala Biro Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Jambi Edy Kusmiran, S.STP, Ketua DPD Apdesi Provinsi Jambi Samsul Faud, dan seluruh kepala OPD di Tanjabtim.

Rakerda APDESI se-Provinsi Jambi ini dipimpin oleh Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani M Pdi didampingi Bupati Tanjab Timur H Romi Hariyanto, S.E.

Ketua Apdesi Prov Jambi Samsul Faud dalam sambutannya mengucapkan terimakasih  kepada Wakil Gubernur Jambi dan Bupati Tanjab Timur yang telah meluangkan waktu dan kesempatan telah hadir dalam Rakerda apdesi Se-Provinsi Jambi.

Samsul Fuad menekankan, dalam rakerda kali diharapkan kepada seluruh peserta yang hadir dapat besinergi dengan seluruh aparat pemerintahan, wartawan/media dan masyarakat demi pembangunan Desa yang berkualitas.

Terpisah, Bupati Tanjab Timur H. Romi Hariyanto, S.E menuturkan, melalui Rakerda ini agar didapatkan kesepakatan  atau pedoman untuk menjalankan kinerja  sesuai dengan regulasi yang telah ditentukan, sehingga seluruh Kades tidak takut dalam bekerja demi kepentingan masyarakat dan meningkatkan pembangunan di desa masing-masing.

Romi berharap, agar kepala desa membuat program - program kinerja sesuai dengan aspirasi masyarakat di desa - desa.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Drs H Abdullah Sani M. Pdi mengatakan, keberhasilan program pemerintah tergantung sejauh mana program yang telah dibuat di desa.

“ Sehebat apapun program pemerintah provinsi maupun pusat yang menjadi ujung tombak keberhasilan kepala desa,” ujar Wagub.

Diharapkan, pembangunan harus terus diperkuat dalam seluruh sektor dan semua level termasuk di dalam pemerintahan desa, hal ini sesuai dengan semangat pembangun Nasional dan tidak terlepas dari upaya pemerintah untuk membantu pembangunan di desa.

“Pemerintah akan lebih memperhatikan dalam pembangunan desa, agar desa maju sesuai dengan harapan kita semua,” timpal Gubernur.

Ditambahkan Wagub, akhir-akhir ini desa berlomba-lomba untuk mengembangkan desanya menjadi desa wisata, sesuai dengan potensi yang ada di desa. Hal ini sangat diapresiasi, untuk meningkatkan kemajuan perekenomian desa.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement