KUALATUNGKAL – Rekanan Megaproyek Water Front City (WFC) Segmen II dan III baru-baru ini telah menyetorkan kerugian Negara sebesar Rp 500 juta. Setoran ini terkait denda kekurangan volume pada pekerjaan segmen II dan III dari dua perusahaan.
Hal ini dibenarkan Kabag Keuangan Setda Tanjabbar melalui Kasi Keuangan Firdaus saat dibincangi wartawan Kamis.
Disebutkan Firdaus, Rp 500 juta setoran tersebut atas nama dua perusahaan, yakni PT Arkindo yang melaksanakan pekerjaan segmen II dan PT Mina Fajar Abadi pada pekerjaan segmen III.
" Segmen II setor Rp 250 juta dan segmen Rp III 250 juta. Jadi totalnya 500 juta," bebernya.
Selain menyetor kekurangan volume, kedua perusahaan pada tanggal 25 Januari 2016 lalu juga telah menyetor uang sebesar Rp 200.936.496.24. Duit itu untuk denda keterlambatan pekerjaan yang juga terjadi pada segmen II dan II WFC.
" PT Arkindo setor Rp 58. 351.497. 12 dan PT Mina Fajar Abadi setor Rp 142.584.999.12. Keduanya setor pada tanggal 25 Januari 2016 lalu.,"terangnya.
Lalu kapan akan dilakukan pelunasan? Kepada awak media, Firdaus menyebutkan bahwa pelunasan akan dilakukan secepatnya.
"Yang jelas bukti setor dan rekening korannya sudah ada. Untuk tindak lanjut, kita menunggu dari inspektorat dan Dinas PU, " tukasnya.
Terkait ungkapan Kepala Ispektorat yang menyebutkan belum ada bukti setoran ke kas daerah, Firdaus mengatakan, kemungkinan besar Dinas Pekerjaan Umum (DPU) belum melayangkan atau memberikan tembusan pemberitahuan atas setoran tersebut..
Untuk diketahui, Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jambi mencatat kerugian Negara sebesar Rp 5,8 miliar dari mega proyek ini (Segmen II dan III). Temuan ini tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Perwakilan Jambi. Temuan terdiri denda keterlambatan pekerjaan dan kekurangan volume. (*/son)
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar