Sempat Dilelangkan, Empat Proyek Pengairan Dibatalkan


Selasa, 06 Oktober 2015 - 16:43:43 WIB - Dibaca: 2360 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Sejumlah rekanan merasa dirugikan, lantaran pelelangan proyek pengairan di Dinas PU mendadak dibatalkan. Padahal, panitia Unit Layanan Pelelangan (ULP) telah menerbitkan calon pemenang di website LPSE Tanjabbar.

Herianto, Direktur PT Cendrawasih salah satu korban dari pelelangan di LPSE Tanjabbar. Dia mengatakan, pada September lalu ada 16 paket pengairan ditenderkan, namun akhirnya dibatalkan lantaran peserta lelang tidak memenuhi persyaratan.

Lelang kembali dibuka untuk lima paket proyek pengairan baru-baru ini. Seperti proyek Peningkatan/rehab jaringan daerah rawa Kecamatan Betara, CV Cendrawasih sebagai calon pemenang diundang untuk pembuktian kualifikasi. Dua perusahaan lainnya CV KARYA TARUNA dan CV AZEL & CO.

“Anehnya, setelah pembuktian kualifikasi, kok proyek dibatalkan. Katanya ada defisit,” ujar Herianto kesal.

Pembatalan empat paket proyek pengairan itu berdasarkan surat pejabat pembuat komitmen (PPK) nomor 610/07/DPU/2015 tertanggal 5 Oktober 2015 yang diperkuat dengan surat dari Peltu Sekda Tanjabbar selaku Ketua TAPD dengan nomor 900/2636/KEU/2015 perihal defisit APBD TA 2015.

Herianto mengaku rugi, pasalnya biaya yang dikeluarkan selama mengikuti pelelangan hingga pembuktian kualifikasi calon pemenang cukup besar. Rata-rata, setiap perusahaan yang ikut lelang menghabiskan dana Rp 10 juta.

“Bagaimana dengan kerugian kami. Kalau memang tidak ada dana, kenapa ditenderkan. Jangan tebang pilih,” tutur dia.

Adapun proyek yang dibatalkan itu antaralain Peningkatan/rehab Jaringan Daerah Rawa Betara Senilai Rp 500 juta, Peningkatan/rehab jaringan daerah rawa Desa Muntialo Rp 1 miliar, Peningkatan/rehab jaringan daerah rawa Dusun Parit Haji Tarmun Panting Rp 625 juta dan Peningkatan daerah rawa Parit Jampung Rp 625 juta. Total anggaran proyek yang dibatalkan sebear Rp 2,75 miliar.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Saling Bongkar Lebih Baik daripada Saling Melindungi

Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m

Opini

LBH Siginjai Layangkan Keberatan ke Wali Kota Jambi, Syarat Gugatan PMHP ke PTUN

JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata

Berita Daerah

Kapolda Jambi Apresiasi Kinerja Intelijen Jaga Dinamika dan Situasi Kamtibmas Tetap Kondusif

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi

Berita Daerah

Bupati Anwar Sadat Buka Pelatihan Peningkatan Mutu UMKM, Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Nasional

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai

Advertorial

Bupati Anwar Sadat bersama Kapolres Deklarasikan Sabuk Kamtibmas, Perkuat Persatuan dan Stabilitas

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Kapolres Tanjung Jabung Barat AKBP Maulia Kuswicaksono, S.I.K., M.H., me

Advertorial


Advertisement