TUNGKAL ULU – Ternyata, masih ada sekolah yang melakukan pungutan kepada siswanya, dengan dalih uang komite. Seperti yang terjadi di SMKN 1 Tungkal Ulu. Setiap bulan, siswanya membayar uang SPP sebesar Rp 65 ribu.
Sejumlah siswa ditemui infotanjab.com membenarkan adanya pungutan tersebut. "Ya kami di sini membayar uang sekolah atau uang SPP Rp 65 ribu setiap bulan,” kata salah satu siswa di SMKN 1 Tungkal Ulu.
Kata siswa ini, jika ada kegiatan praktek di sekolah, seluruh biayanya juga ditanggung siswa. “Kalau beli bahan untuk praktek, pake uang sendiri,” katanya lagi.
Eriza, Kepala SMKN 1 Tungkal Ulu dikonfirmasi baru-baru ini membenarkan adanya uang SPP. Penetapan biaya SPP dilakukan melalui rapat komite setiap tahun.
Biaya SPP ini digunakan untuk menggaji guru honor, sebab anggaran yang ada tidak memadai.
“Uang SPP ini kan sudah disepakati oleh komite dan orang tua sejak dulu mulai berdiri sekolah ini,” kata Eriza.
Soal biaya lainnya, kata Eriza, selalu dirapatkan bersama komite. “Kalau ada yang lainnya, kita selalu beritahu ke komite,” jelasnya.
Pantauan infotanjab.com di SMKN 1 Tungkal Ulu, pada bagian plafon ruang kelas ada yang bocor. Sebagian lantai kelas juga ada yang retak. Kondisi sekolah ini tak sesuai dengan banyaknya pungutan yang dibebankan kepada siswa.(*)
Penulis : Nainggolan
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op
TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu
TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p