Soal Jembatan Viral di Lokasi Kebun, Ini Kata Kades Kemuning


Senin, 21 Juli 2025 - 13:46:52 WIB - Dibaca: 656 kali

HALOSUMATERA.COM / HALOSUMATERA.COM

TANJAB BARAT – Pembangunan Jembatan Parit 2 RT 06 Desa Kemuning Kecamatan Bram Itam sempat viral, karena berlokasi di dekat kebun. Sejumlah pihak menuding proyek ini merupakan usulan dari Pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Tanjabbar.

Menanggapi hal tersebut, Kades Kemuning Abdul Ghani kepada halosumatera.com, Senin (21/7/25) mengatakan, bahwa jembatan itu memang pernah diusulkan masyarakat dua  tahun yang lalu.

Pembangunan jembatan tersebut, kata Abdul Ghani, sudah masuk dalam usulan  rencana kegiatan pembagunan desa/kelurahan (DU – RKP – DESA).

“Masyarakat memang banyak mengusulkan, baik jalan dan jembatan. Tapi yang dianggarkan tahun ini jembatan di RT 06,” ujar Abdul Ghani saat dihubungi halosumatera.com via telpon.

Apakah memang jembatan tersebut prioritas? Abdul Ghani tidak memastikan jika itu prioritas. “Kalau ditanya masyarakat memang prioritas, terutama bagi warga di RT 07, karena biar mudah akses ke masjid. Kalau warga RT 06, tidak begitu prioritas,” ujar Kades Kemuning.

Dikatakan dia, jembatan yang sedang dibangun tersebut memang berada di atas anak parit. Jembatan tersebut menghubungkan akses transportasi dari RT 06 menuju RT 07. Sedangkan jalan dari RT 06 ke RT 07 sebelumnya sudah dibangun, yang melewati areal kebun dan pemukiman masyarakat.

Dikatakan kades, jumlah warga di RT 06 Desa Kemuning, saat ini berjumlah 26 sampai 27 Kepala Keluarga (KK). Lokasi tersebut juga tak jauh dari areal perkebunan kelapa, pinang milik masyarakat.

“Dari lokasi bisa juga tembus ke parit I Desa Kemuning, jadi tidak lokasi kebun saja, ada juga masjid,” ungkap Kades.

Ditambahkan Abdul Ghani, saat ini di Desa Kemuning, persisnya RT 07, yang menjadi kebutuhan mendesak disamping infrastruktur jalan dan jembatan adalah galian parit, lantaran sering banjir saat musim pasang atau musim hujan.

“Kalau di lokasi yang dibangun jembatan RT 06 tidak ada banjir kalau air pasang, yang perlu galian parit di RT 07,” ungkapnya.(*/nik)

 

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Sekolah Jadi Sorotan Jelang Eksekusi, Mahmud: Kami Siap Hibahkan Tanah untuk Pendidikan

BATANGHARI – Polemik rencana eksekusi lahan sekitar 1.300 hektare di Kabupaten Batanghari kembali memanas. Kali ini, perhatian publik tertuju pada beredar

Hukum & Kriminal

Bupati Anwar Sadat Dorong Percepatan Pembangunan Jaringan Listrik di Kawasan Hutan Produksi

JAMBI – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri rapat pembahasan Rencana Pembangunan Jaringan Listrik Desa di wilayah Kabupaten Ta

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tekankan Kepatuhan Pajak Desa untuk Wujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, dan

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Ajak Masyarakat Jaga Sungai dan Kelestarian Ekosistem

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m

Advertorial

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial


Advertisement