Sungai Merlung Meluap, Polsek Merlung Siapkan Skema Pengalihan Arus Balik Nataru


Minggu, 04 Januari 2026 - 13:45:09 WIB - Dibaca: 377 kali

Pengaturan lalulintas di jalan lintas Merlung KM 120 yang tergenang banjir, Sabtu (3/1/26). / HALOSUMATERA.COM

TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Satlantas Polres Tanjabbar bersama Polsek Merling kini disiagakan di lokasi guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan keamanan pengguna jalan, Sabtu (3/1/2026).

Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Merlung, AKP Agung Heru W., S.H., M.H., mengatakan, pihaknya bersama personel BKO Sat Lantas KM 91 telah turun ke lapangan sejak pukul 16.30 WIB untuk melakukan pemantauan intensif.

Hingga Sabtu sore, ketinggian air di depan Mako Polsek Merlung dilaporkan mencapai kurang lebih 35 cm.

Meski kendaraan masih dapat melintas, kecepatan arus lalu lintas melambat akibat genangan.

"Kondisi cuaca saat ini memang cerah, namun kita tetap waspada. Mengingat letak geografis Kecamatan Merlung lebih rendah dari Kecamatan Renah Mendaluh, ada potensi debit air kiriman yang bisa menyebabkan genangan naik sewaktu-waktu," ujar AKP Agung Heru W.

Pihak kepolisian memberikan catatan khusus terkait potensi banjir ini. Jika hujan kembali turun, banjir diprediksi akan bertahan lama dan meluas ke pemukiman warga.

Akses Terputus 

Berkaca pada kejadian Januari 2025, jika debit air meningkat signifikan, Jalan Lintas Timur dan Lintas Tengah terancam tidak bisa dilalui kendaraan R2 maupun R4 ke atas.

Mengingat saat ini masih dalam periode arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polsek Merlung telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika jalur utama terputus.

"Jika jalan tidak lagi bisa dilalui, arus kendaraan dari arah Jambi maupun Riau akan kita alihkan melalui Pos Lantas KM 104 menuju Desa Dasal, Kecamatan Tungkal Ulu," tegas Kapolsek.

Kapolsek meminta para sopir kendaraan logistik dan pemudik arus balik untuk tetap tenang namun waspada. Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan melintas jika air terus meninggi guna menghindari mogok mesin atau kecelakaan akibat lubang jalan yang tertutup air.

Saat ini, personel gabungan masih terus berjaga di titik genangan untuk mengatur sirkulasi kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang panjang.(*/Habsy/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah

Ketua Rim Nitahi HMB Desak APH Bertindak terhadap Terduga Perusak Hutan Adat di Tapsel

BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene

Berita Daerah

Kolaborasi Jadi Kunci, Tanjab Barat Peringati May Day 2026 dengan Semangat Kebersamaan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p

Advertorial


Advertisement