Sungai Merlung Meluap, Polsek Merlung Siapkan Skema Pengalihan Arus Balik Nataru


Minggu, 04 Januari 2026 - 13:45:09 WIB - Dibaca: 307 kali

Pengaturan lalulintas di jalan lintas Merlung KM 120 yang tergenang banjir, Sabtu (3/1/26). / HALOSUMATERA.COM

TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Satlantas Polres Tanjabbar bersama Polsek Merling kini disiagakan di lokasi guna mengantisipasi kemacetan dan memastikan keamanan pengguna jalan, Sabtu (3/1/2026).

Kapolres Tanjung Jabung Barat, AKBP Agung Basuki, S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Merlung, AKP Agung Heru W., S.H., M.H., mengatakan, pihaknya bersama personel BKO Sat Lantas KM 91 telah turun ke lapangan sejak pukul 16.30 WIB untuk melakukan pemantauan intensif.

Hingga Sabtu sore, ketinggian air di depan Mako Polsek Merlung dilaporkan mencapai kurang lebih 35 cm.

Meski kendaraan masih dapat melintas, kecepatan arus lalu lintas melambat akibat genangan.

"Kondisi cuaca saat ini memang cerah, namun kita tetap waspada. Mengingat letak geografis Kecamatan Merlung lebih rendah dari Kecamatan Renah Mendaluh, ada potensi debit air kiriman yang bisa menyebabkan genangan naik sewaktu-waktu," ujar AKP Agung Heru W.

Pihak kepolisian memberikan catatan khusus terkait potensi banjir ini. Jika hujan kembali turun, banjir diprediksi akan bertahan lama dan meluas ke pemukiman warga.

Akses Terputus 

Berkaca pada kejadian Januari 2025, jika debit air meningkat signifikan, Jalan Lintas Timur dan Lintas Tengah terancam tidak bisa dilalui kendaraan R2 maupun R4 ke atas.

Mengingat saat ini masih dalam periode arus balik Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polsek Merlung telah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika jalur utama terputus.

"Jika jalan tidak lagi bisa dilalui, arus kendaraan dari arah Jambi maupun Riau akan kita alihkan melalui Pos Lantas KM 104 menuju Desa Dasal, Kecamatan Tungkal Ulu," tegas Kapolsek.

Kapolsek meminta para sopir kendaraan logistik dan pemudik arus balik untuk tetap tenang namun waspada. Pengendara diminta mengikuti arahan petugas di lapangan dan tidak memaksakan melintas jika air terus meninggi guna menghindari mogok mesin atau kecelakaan akibat lubang jalan yang tertutup air.

Saat ini, personel gabungan masih terus berjaga di titik genangan untuk mengatur sirkulasi kendaraan agar tidak terjadi penumpukan yang panjang.(*/Habsy/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Pengamat Jambi Soroti Teror Air Keras kepada Aktivis, Ini Ancaman Sistematik dan Matinya Demokrasi

JAMBI - Baru baru ini teror air keras terhadap aktivis menjadi perhatian publik. Khusus di Jambi, Organisasi Kepemudaan, Badan Eksekutif Mahasiswa, Ormas, jurna

Berita Daerah

Sempat Jadi Buron, DPO Kasus Narkoba di Tanjab Barat Berhasil Diringkus Polisi

TANJAB BARAT – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tanjab Barat berhasil mengamankan seorang Daftar Pencarian Orang (DPO) berinisial HI (29) yang te

Hukum & Kriminal

LMP Batanghari Ajak Semua Pihak Jaga Situasi Kondusif Jelang Idul Fitri 1447 H

BATANGHARI - Organisasi Masyarakat Laskar Merah Putih (LMP) Kabupaten Batanghari menyatakan komitmennya untuk turut serta membantu pemerintah dan aparat  dalam

Berita Daerah

Kapolda Jambi: Polri dan Pers Bagian Penting Menjaga Stabilitas Keamanan yang Kondusif

JAMBI – Polda Jambi menggelar buka puasa bersama dengan insan pers dan melibatkan masyarakat serta anak yatim, Kamis 12 Maret 2026. Buka puasa bersama ini dig

Berita Daerah

Pesan Penting Amanat Kapolri dalam Operasi Ketupat 2026 yang Dibacakan Kapolda Jambi

JAMBI – Polda Jambi menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian terpusat “Ketupat-2026” di lapangan  Mapolda Jambi, Kamis sore (12/6/

Berita Nasional


Advertisement