JAMBI- Calon wakil gubernur Jambi, Syafril Nursal lebih teliti menyampaikan visi misi dalam debat publik yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Swis-Bellhotel, Sabtu (21/11). Sehingga visi misi yang disampaikan lebih subtantif.
Ini dilakukan Safril Nursal karena visi misi yang disampaikannya akan dipertanggung jawabkan. Menurutnya, visi misi itu akan menjadi dokumen pemerintah yang tidak boleh berubah.
“Mohon maaf saya sengaja membaca menggunakan teks karena ini akan menjadi dokumen pemerintah yang tidak boleh berubah,” kata Safril Nursal diakhir penyampian visi misi calon wakil gubernur pada segmen pertama.
Alasan mantan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) ini cukup logis mengingat visi misi yang disampaikan tanpa tesk akan menjadi tidak terarah. Sehingga apa yang disampaikan menjadi tidak bisa dipertanggung jawabkan jika terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jambi.
“Jangan lain pagi lain sore, lain sore lain pagi. Makanya saya sengaja membacanya supaya menjadi dokumen pemerintah,” tukasnya.(*/tim)
JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se
TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini
TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu
MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu
TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau