Syafril Nursal Paparkan Visi dan Misi di Debat Publik ke-2


Sabtu, 21 November 2020 - WIB - Dibaca: 98 kali

Syafril Nursal Mengikuti Debat Publik ke-2 di Swiss Belhotel, Sabtu malam 921/11/20). / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Calon wakil gubernur Jambi nomor urut dua, Syafril Nursal, memaparkan visi dan misi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi nomor urut dua, Fachrori Umar dan Syafril Nursal, terkait dengan tema debat publik kedua, calon wakil gubernur Jambi dalam pemilihan serentak tahun 2020 Provinsi Jambi, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, di Swiss-Belhotel Jambi, Kota Jambi, Sabtu malam 21/11/2020.

Debat Kedua Calon Wakil Gubernur Jambi ini mengusung dua tema. Tema pertama " Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Menuju Optimalisasi Pelayanan Publik” dan tema kedua “Sinkronisasi Pembangunan Antara Pusat dan Daerah”.

Syafril mengatakan bahwa ia bersama pasangannya, cagub Fachrori Umar mengusung tema Jambi Berkah dengan makna Bangun Ekonomi Rakyat, Kreatif dan Amanah.

Syafril mengatakan bahwa terkait dengan tema pertama, secara eksplisit paslon Fachrori-Syafril sudah mencantumkan dalam misi. Misi itu, yakni terdapat pada misi kedua Fachrori-Syafril.

“Meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah yang amanah dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Cawagub Syafril Nursal saat memaparkan visi dan misi Fachrori-Syafril terkait tema debat, Sabtu malam 21/11/2020.

Terkait misi itu, mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini menambahkan bahwa, ada dua elemen penting yang harus ditingkatkan. Pertama, kualitas sumber daya manusia (SDM). Kedua, sistem pelayanan publik.

“Dalam rangka meningkatkan mutu SDM, kami merancang sejumlah program yang meliputi: 1. Pengembangan Learning and Assesment Center bagi ASN; 2. Pemetaan, reorganisasi, dan peningkatan standar pendidikan dan keterampilan spesifik ASN agar jabatan yang ditempatinya sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya; dan 3. Peningkatan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Kesejahteraan Pegawai Tidak Tetap (PTT) melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” ucapnya.

Syafril menambahkan bahwa, untuk elemen kedua, ia memandang perlu adanya peningkatan sistem pelayanan publik dengan sejumlah program.

“Yaitu, 1. Digitalisasi Pelayanan Publik dan Penyediaan Pusat Penyaluran Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat secara Online. 2. Pembangunan Indeks Tata Kelola Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujarnya.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Lawatan Politik di Desa Teluk Rendah Ilir, Abdullah Sani Kenang Kukerta

JAMBI - Masih di Kabupaten Tebo, calon wakil gubernur Jambi nomor urut 3 Abdullah Sani melanjutkan lawatan politiknya bersilaturahmi dengan warga di Desa Teluk

Pilkada 2020

Tabrak Truk yang Sedang Parkir, Dua Penumpang Mobil Inova Tewas di Tempat

TANJABTIM (halosumatera.com) - Mobil travel jenis Toyota Kijang Inova dengan nomor polisi BH 1207 TC tabrakan dengan truk fuso bernomor polisi BK 9624 BY, yang

Peristiwa

Upah Pelipatan Surat Suara Pilgub Rp 100, Pilbup Tanjabtim Rp 75 per Lembar

TANJABTIM (halosumatera.com) - KPU Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim) mengerahkan 30 petugas dari masyarakat sekitar, untuk menyortir dan melipat surat

Pilkada 2020

Manager PLN Muarasabak Minta Oknum Instalatir Kembalikan Uang Warga Parit Jawa Timur

TANJABTIM (halosumatera.com) – Puluhan warga di RT 20, Parit Jawa Timur, Dusun Beringin, Desa Sungai Beras Kecamatan Mendahara Ulu, Kabupaten Tanjabtim me

Berita Daerah

Berbuat Tak Senonoh dengan Anak Tetangga, Kakek Ini Diamankan di Polres Tanjabtim

TANJABTIM (halosumatera.com)- Kakek berusia 52 tahun ini diamankan Sat Reskrim Polres Tanjung Jabung Timur setelah diduga mencabuli anak dibawah umur, yang masi

Peristiwa


Advertisement