Syafril Nursal Paparkan Visi dan Misi di Debat Publik ke-2


Sabtu, 21 November 2020 - WIB - Dibaca: 826 kali

Syafril Nursal Mengikuti Debat Publik ke-2 di Swiss Belhotel, Sabtu malam 921/11/20). / HALOSUMATERA.COM

JAMBI – Calon wakil gubernur Jambi nomor urut dua, Syafril Nursal, memaparkan visi dan misi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jambi nomor urut dua, Fachrori Umar dan Syafril Nursal, terkait dengan tema debat publik kedua, calon wakil gubernur Jambi dalam pemilihan serentak tahun 2020 Provinsi Jambi, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi, di Swiss-Belhotel Jambi, Kota Jambi, Sabtu malam 21/11/2020.

Debat Kedua Calon Wakil Gubernur Jambi ini mengusung dua tema. Tema pertama " Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Menuju Optimalisasi Pelayanan Publik” dan tema kedua “Sinkronisasi Pembangunan Antara Pusat dan Daerah”.

Syafril mengatakan bahwa ia bersama pasangannya, cagub Fachrori Umar mengusung tema Jambi Berkah dengan makna Bangun Ekonomi Rakyat, Kreatif dan Amanah.

Syafril mengatakan bahwa terkait dengan tema pertama, secara eksplisit paslon Fachrori-Syafril sudah mencantumkan dalam misi. Misi itu, yakni terdapat pada misi kedua Fachrori-Syafril.

“Meningkatkan tata kelola pemerintahan daerah yang amanah dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Cawagub Syafril Nursal saat memaparkan visi dan misi Fachrori-Syafril terkait tema debat, Sabtu malam 21/11/2020.

Terkait misi itu, mantan Kapolda Sulawesi Tengah ini menambahkan bahwa, ada dua elemen penting yang harus ditingkatkan. Pertama, kualitas sumber daya manusia (SDM). Kedua, sistem pelayanan publik.

“Dalam rangka meningkatkan mutu SDM, kami merancang sejumlah program yang meliputi: 1. Pengembangan Learning and Assesment Center bagi ASN; 2. Pemetaan, reorganisasi, dan peningkatan standar pendidikan dan keterampilan spesifik ASN agar jabatan yang ditempatinya sesuai dengan kompetensi yang dimilikinya; dan 3. Peningkatan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) dan Kesejahteraan Pegawai Tidak Tetap (PTT) melalui mekanisme Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK),” ucapnya.

Syafril menambahkan bahwa, untuk elemen kedua, ia memandang perlu adanya peningkatan sistem pelayanan publik dengan sejumlah program.

“Yaitu, 1. Digitalisasi Pelayanan Publik dan Penyediaan Pusat Penyaluran Aspirasi dan Pengaduan Masyarakat secara Online. 2. Pembangunan Indeks Tata Kelola Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ujarnya.(*)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement