Tanjabbar Siap Suply Produk Unggulan ke Kota Batam


Minggu, 08 Januari 2017 - 14:31:44 WIB - Dibaca: 1894 kali

Penandatangan Kerjasama Ekonomi Antara Pemkab Tanjabbar, Pemko Batam dan Pemkab Kerinci.(*/HMS) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Pemkab Tanjab Barat menandatangani MoU bidang ekonomi dengan Pemerintah Kota Batam dan Pemkab Kerinci di Ruang Presentasi Ali Kelana Kantor Walikota Batam beberapa waktu lalu.

Kerjasama ini dalam bidang perdagangan, pertanian, perikanan, peternakan dan perkebunan. Di samping itu juga kerja sama terkait sarana dan prasarana transportasi, pariwisata dan kebudayaan.

Dalam sambutannya, Bupati Tanjab Barat Dr Ir H Safrial MS menyambut baik ditandatanganinya nota kesepakatan kerjasama ini. Bupati dengan penuh semangat mempresentasikan produk-produk unggulan Tanjab Barat dan juga menyampaikan akan beroperasinya Pelabuhan Roro Kualatungkal yang akan mendukung program kerjasama ekonomi ini.

“Banyak hal-hal yang bisa kami supply ke Batam, kami telah memproduksi minyak kelapa sawit, kami punya kopi liberika tungkal komposit satu-satunya di republik ini, ada pinang yang terbaik di Asia Tenggara, kami punya beras, kelapa dalam, karet, kami punya seafood seperti kerang, udang dan kepiting, dan kami punya sarana transportasi Pelabuhan Roro yang akan segera beroperasi untuk mendukung kerjasama ini termasuk membantu supply hasil pertanian dari Kerinci,” papar Safrial.

Bupati juga menyampaikan komitmennya untuk menyambut investor yang ingin berinvestasi di Tanjab Barat.

“Begitu dilantik saya sudah berkomitmen untuk memberikan karpet merah untuk para investor dengan tidak akan mempersulit birokrasi. Saat ini kopi liberika yang kita ekspor masih dalam bentuk biji kopi, kalau ada yang mau berinvestasi untuk bisa kita olah langsung di Tanjab Barat untuk memperoleh added value akan kita sambut baik. Demikian juga untuk minyak sayur saya akan fasilitasi yang mau menjadi agen di kota Batam. Saat ini telah ada investor dari Cina yang telah berinvestasi membuat permen di Tanjab Barat,” ujar Bupati penuh semangat.

Sementara Walikota Batam M Rudi dalam sambutannya juga menyambut baik dan mendukung penuh kerjasama ini.

“Batam dikenal sebagai daerah industri, kami belum memiliki kawasan pertanian yang memadai. Apalagi pasokan hasil pertanian tidak akan mencukupi kebutuhan dengan jumlah masyarakat saat ini mencapai Rp 1,3 juta orang. Mudah-mudahan dengan perjanjian ini, kebutuhan di Batam terpenuhi dengan harga yang terjangkau, kami juga sama dengan Pak Safrial memiliki komitmen untuk tidak akan memperumit birokrasi," ujar Rudi.

Hadir dalam penandatanganan MoU ini Bupati Tanjab Barat Dr Ir H Safrial MS, M Rudi SE MM, Wabup Kerinci Zainal Abidin SH MH, Kepala BI Perwakilan Kepri Gusti Raizal Eka Putra, Unsur Forkopimda Kepri, Para Kepala SKPD terkait lingkup Pemkab Tanjab Barat, Pemko Batam dan Pemkab Kerinci. (*/hms)

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement