KUALATUNGKAL - Tiga dari enam balita yang dinyatakan positif menderita HIV akhirnya meninggal dunia.
Sementara itu, satu balita lagi yang berusia 3,5 tahun masih dalam pengobatan rutin. Sedangkan dua anak lainnya masih dalam dugaan.
Keterangan ini disampaikan lansung oleh Kepala Dinas Kesehatan Tanjungjabung Barat melalui kasi P2PL, Hj Ermita, Rabu siang di rumah dinas bupati.
Dijelaskan Ermita, berdasarkan hasil catatan Dinas Kesehatan, pada tahun 2014 ada 97 penderita HIV. Jumlah ini bertambah lagi, setelah pihaknya menemukan enam bayi diduga tertular virus mematikan ini.
“Dari keenam balita tersebut, empat diantaranya dinyatakan positif mengidap HIV. Duanya lagi, masih terduga," terangnya.
Dia menerangkan, keempat balita yang dinyatakan positif virus HIV/AIDS ini, tertular langsung dari ibunya saat di dalam rahim dan saat menyusui.
"Saat ini kan, masih ada satu balita yang dinyatakan positif dan masih hidup. Dan kita sudah menyarankan kepada orang tua balita untuk menghentikan pemberian asupan asi kepada anaknya," tukasnya.
Diungkapkan Ermita, dari sekian ratus penderita HIV ini, paling banyak di Kota Kualatungkal. Sisanya ada di Betara, Pengabuan, Tebing Tinggi, Tungkal Ulu dan kecamatan lainnya.(*)
Penulis : Edison
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai