Tungkal 3x3 Competition 2017 Mencari Bibit Atlet Basket Berprestasi


Jumat, 21 April 2017 - 16:01:09 WIB - Dibaca: 2284 kali

Yuli Wulandari, satu-satunya wasit Basket Tanjabbar yang telah mendapat linsensi FIBA Tingkat Asia.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Untuk pertama kalinya, Kualatungkal 3x3 Competition diselenggarakan di Kabupaten Tanjabbar. Kejuaraan basket kategori three on three ini melibatkan pelajar dan umum.

Kompetisi basket ini diselenggarakan selama dua hari, Jumat dan Sabtu (21-22 April 2017) di lapangan basket Kualatungkal.

Panitia penyelenggara Kualatungkal 3x3 Competition, Yuli Wulandari mengatakan, ada 12 peserta dari pelajar yang mendaftar dan 10 peserta dari umum.

Untuk tingkat pelajar diselenggarakan hari ini (Jumat) dan dilanjutkan tingkat umum pada Sabtu (22/4).

Kata Yuli, di Provinsi Jambi, Kabupaten Tanjabbar merupakan kabupaten kedua yang telah memulai kompetisi 3 x 3, setelah Kabupaten Muarojambi.

“Biasanya Five x Five, dan sekarang ada kategori perlombaan 3x3 pada basket. Pada PON lalu di Jabar, pertandingan 3x3 sudah diselenggarakan, meskipun hanya sebatas eksibisi,” kata wasit basket yang telah berlisensi FIBA ini kepada infotanjab.com, Jumat (21/4).

Kedepannya, pertandingan 3x3 ini akan resmi diselenggarakan pada PON di Papua, 2010 mendatang.

“Ya kita termasuk yang memulai penyelenggaraan 3x3 ini di Provinsi Jambi, sekaligus sosialisasi ke pecinta basket yang ada di Tanjabbar,” ungkap Yuli.

Pria berjilbab ini menambahkan, pelaksanaan Kualatungkal 3x3 Competition ini disponsori Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Tanjabbar dan Tungkal Basket Ball (TBL).

Tujuannya diselenggarakan kompetisi ini untuk mencari bibit-bibit unggul, terutama di tingkat pelajar dalam persiapan even olahraga seperti Popda, Jurda, Porprov dan Pekan Olahraga Nasional (PON).

Menurut Yuli, saat ini Kabupaten Tanjabbar masih mencari bibit-bibit atlet basket yang berprestasi, mengingat prestasi basket di Tanjabbar terus menurun dari tahun ke tahun. Pada Porprov di Batanghari, atlet basket Tanjabbar hanya mampu meraih medali perunggu.

“Kita seperti kehilangan bibit unggul, dengan adanya acara ini diharapkan bisa mencari atlet yang betul-betul memiliki skill dan mampu membawa nama baik Kabupaten Tanjabbar di even olahraga yang lebih besar,” timpal dia.

Ditambahkan lagi, juara dalam kompetisi akan mendapatkan piala dan uang pembinaan dari panitia penyelenggara.(*)

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Albert Chaniago Sebut Ada Bagian Retak di Pintu Air Parit 10 dan Kini Diaudit Khusus BPKP

TANJABBAR – Polemik Mega Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar terus bergulir. Proyek senilai Rp 4 miliar tersebut kini sedang diau

Berita Daerah

Sorotan Proyek Pintu Air Rp 4 M, Ini Tanggapan Ketua DPRD Tanjabbar

TANJABBAR – Ketua DPRD Tanjab Barat Hamdani SE mengaku kaget besaran anggaran proyek pintu air Parit 10 Desa Tungkal I senilai Rp 4 Miliar. Disampnig itu,

Berita Daerah

Proyek Pintu Air Rp 4 M Disorot Sejak Tender, Kini Sedang di Audit BPK RI?

TANJABBAR – Proyek Pintu Air yang menelan anggaran Rp 4 Miliar di Parit 10 Desa Tungkal I disorot. Proyek ini dianggarkan melalui Dinas PUPR Tanjabbar ber

Berita Daerah

Pemprov Jambi Terbitkan SE Perayaan Malam Tahun Baru 2026, Salah Satunya Larangan Pesta Kembang Api

JAMBI - Pemerintah Provinsi Jambi menerbitkan Surat Edaran Nomor 3280/ SE/ DISBUDPAR - r.1/ XII/2025 tentang Penyelenggaraan Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di P

Berita Daerah

Korban Penghinaan Gugat Ganti Rugi Rp 540 Juta di PN Tanjabtim

TANJABTIM - Perkara dugaan penghinaan yang melibatkan Nur Salamah binti Muhammad Natsir sebagai Penggugat dan Mardiana alias Yana binti H.M. Nur sebagai Terguga

Hukum & Kriminal


Advertisement